-->

9 Jenis Investasi Saham yang Menguntungkan

Bagi masyarakat Indonesia, investasi belum cukup menarik minat mereka. Padahal, investasi merupakan salah satu langkah terbaik untuk bisa memiliki finansial yang lebih sehat di masa depan. Tak sedikit masyarakat yang lebih memilih menabung jika dibandingkan dengan melakukan investasi.

Padahal, menabung hanya akan membuat nilainya terus berkurang karena adanya inflasi setiap tahun. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk berinvestasi agar uang yang Anda investasikan tersebut bisa memberikan keuntungan yang lebih.

Salah satu jenis investasi yang cukup populer di kalangan masyarakat Indonesia adalah investasi saham. Jenis investasi satu ini bisa memberikan keuntungan yang cukup besar meski dalam waktu singkat. Namun, resiko yang harus Anda terima juga cukup besar jika ingin memilih investasi tersebut.

Dewasa ini, untuk bisa berinvestasi ternyata tidak membutuhkan modal yang banyak. Anda bahkan bisa berinvestasi hanya dengan menggunakan modal Rp 100 ribu saja. Akan tetapi, Anda juga harus memperhatikan beberapa hal sebelum melakukan investasi tersebut.

Anda harus paham apa itu investasi saham dan apa saja kekurangan serta kelebihan yang bisa diterima nantinya. Dengan begitu, Anda bisa menginvestasikan uang dalam bentuk saham dengan baik.

9 Jenis Investasi Saham yang Menguntungkan

Apa Itu Investasi Saham?

Dilansir dari Bursa Efek Indonesia (BEI), saham merupakan tanda penyertaan modal seseorang ataupun pihak (badan usaha) di dalam suatu perusahaan atau perseroan terbatas. Dengan menyertakan modal di dalamnya, maka pemilik saham bisa mendapatkan klaim atas pendapatan perusahaan, aset perusahaan dan juga berhak hadir di dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Nah, bagi Anda yang ingin memiliki saham namun belum memiliki cukup modal, ternyata Anda bisa melakukan investasi saham yang lebih terjangkau. Hal tersebut berkat adanya nabung saham.

Yuk Nabung Saham (YNS) merupakan kampanye yang digalakkan untuk mengajak masyarakat Indonesia agar mau melakukan investasi di pasar modal lewat share saving. Hanya dengan menggunakan modal Rp 100.000 per bulan saja, masyarakat di ajak untuk rutin menabung saham secara berkala.

Setelah Anda mengetahui pengertian dari saham, lalu apa yang dimaksud dengan investasi? Investasi ialah kegiatan menanam dana atau modal pada wujud yang terlihat oleh fisik ataupun tidak, dengan tujuan untuk mendanai kebutuhan serta mendukung jalannya ekonomi sehingga dapat memberikan keuntungan bagi para pemegang saham.

Jenis Investasi Saham

Ada berbagai macam jenis investasi saham yang perlu Anda ketahui. Setidaknya ada 711 emiten (perusahaan) yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga 11 September 2020. Berbagai macam saham tersebut pun sudah diklasifikasikan menjadi 9 sektor, berikut di antaranya.

1.      Trade, Service and Investment

Jenis saham hanya satu ini terdiri atas usaha perdagangan partai besar atau kecil/eceran, usaha yang terkait dalam sektor jasa seperti hotel, komputer beserta perangkatnya, restoran, periklanan media serta industri percetakan.

-          Investment Company

-          Computer and Services

-          Healthcare

-          Advertising, Printing and Media

-          Restaurant, Hotel and Tourism

-          Retail Trade

-          Wholesale

-          Others.

2.      Finance

Finance merupakan jenis saham yang terkait dengan usaha keuangan, diantaranya ialah perantara keuangan, asuransi, lembaga pembiayaan, perusahaan efek serta perusahaan investasi.

-          Insurances

-          Securities Company

-          Financial Institution

-          Bank

-          Others.

3.      Infrastructure, Utility and Transportation

Jenis investasi saham tersebut meliputi sarana transportasi dan telekomunikasi, penyediaan energi, bangunan infrastruktur serta jasa-jasa penunjangnya. Untuk bengunan infrastruktur sendiri ialah bangunan non gedung dan juga rumah.

-          Non Building Construction

-          Transportation

-          Telecommunication

-          Toll Road, Airport, Harbor, and Allied Products

-          Energy.

4.      Property, Real Estate and Building Construction

Untuk properti terdiri atas usaha pembuatan, perbaikan hingga pembongkaran rumah serta berbagai jenis gedung. Sedangkan, untuk Real Estate terdiri atas usaha pembelian, persewaan, penjualan serta pengoperasian beragam macam bangunan tempat tinggal ataupun bukan tempat tinggal.

-          Building Construction

-          Property and Real Estate.

5.      Consumer Good Industry

Jenis investasi saham yang satu ini berupa usaha pengolahan yang mana ditujukan untuk mengubah bahan dasar/setengah jadi menjadi barang jadi serta bisa dikonsumsi pribadi atau rumah tangga.

-          Houseware

-          Cosmetics and Household

-          Pharmaceuticals

-          Tobacco Manufactures

-          Food and Beverages

-          Others.

6.      Miscellaneous Industry

Jenis saham yang satu ini terdiri atas usaha pembuatan berbagai macam mesin berat ataupun ringan, termasuk juga komponen penunjangnya.

-          Electronic

-          Cable

-          Footwear

-          Textile, Garment

-          Automotive and Components

-          Machinery and Heavy Equipment.

7.      Basic Industry and Chemicals

Saham dalam industri dasar mencakup beberapa hal seperti usaha pengubahan material dasar agar menjadi barang setengah jadi atau barang jadi yang mana masih harus diproses dalam sektor perekonomian berikutnya.

Sedangkan, untuk industri kimia mencakup berbagai macam usaha pengolahan beragam bahan kimia dasar yang nantinya akan dipakai untuk proses produksi berikutnya serta industri farmasi.

-          Pulp and Papers

-          Wood Industries

-          Animal Feed

-          Plastics and Packaging

-          Chemicals

-          Metal and Allied Products

-          Ceramics, Glass, Porcelain

-          Cement.

8.      Mining

Yang masuk dalam jenis usaha ini ialah bidang pertambangan dan juga penggalian, seperti halnya pertambangan batu bara, bijih logam, minyak dan gas bumi, penggalian batu-batuan, pasir, tanah liat, penambangan serta penggalian garam, bahan pupuk, bahan kimia, pertambangan mineral, penambangan gips, gamping dan juga aspal.

-          Land/Stone Quarrying

-          Metal and Mineral Mining

-          Crude Petroleum dan Natural Gas Production

-          Coal Mining.

9.      Agriculture

Sektor terakhir adalah agriculture yang terdiri atas beberapa usaha seperti usaha dalam bidang perkebunan, tanaman pangan, kehutanan, perikanan, peternakan serta berbagai macam jasa yang secara langsung berkaitan dengan jenis usaha tersebut.

-          Fishery

-          Animal Husbandry

-          Plantation

-          Crops.

Berbagai macam jenis investasi saham di atas memang bisa memberikan keuntungan yang lebih bagi Anda. Apalagi, dari pada Anda hanya sekedar menikmati berbagai macam produknya seperti peralatan rumah tangga, kendaraan atau bahkan menabung di salah satu bank swasta yang ada di Indonesia, alangkah baiknya jika Anda menjadi bagian dari perusahaan tersebut.

Karena dengan menanam saham, maka hal tersebut bisa menjadikan Anda sebagai salah satu pemilik perusahaan meski nilai saham yang Anda tanam kecil.

Dewasa ini, sudah tidak ada alasan lagi untuk tidak berinvestasi saham. Apalagi, dengan adanya program Nabung Saham akan  membantu Anda untuk lebih mudah menanam saham meski hanya dengan modal yang kecil.

Melakukan investasi saham memang bisa membantu Anda untuk mendapatkan keuntungan yang lebih banyak meski dalam waktu yang singkat. Akan tetapi, hal tersebut tidak boleh sembarang dilakukan. Ada beberapa dasar ilmu tentang saham yang harus dipelajari terlebih dahulu jika tidak ingin mengalami kerugian nantinya.

Investasi saham bisa Anda gunakan untuk melakukan investasi jangka panjang ataupun investasi jangka pendek. Nah, bagi Anda yang ingin menyimpan uang dalam bentuk saham, langsung saja pilih salah satu jenis saham terbaik menurut Anda untuk bisa mendapatkan keuntungan yang lebih.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan

Iklan pulsa anita

Sponsorship