-->

LAPORAN PRAKTUKUM STATISTIK ANALISIS RAGAM

LAPORAN PRAKTUKUM STATISTIK
ANALISIS RAGAM


 


 

 

 

 

Disusun Oleh:

Nama                          :

NIM                             :

Rombongan               :

Kelompok                  :                   

 

LABORATORIUM AGRONOMI DAN HORTIKULTURA

FAKULTAS PERTANIAN

UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN

PURWOKERTO




ACARA VI

ANALISIS RAGAM

 

I.  TUJUAN

1.    mengenali dan mengetahui sumber-sumber vaariasi data dalam suatu  penelitian.

2.    Mengenali dan memahami makna mode-model matematika data.

3.    Melakukan analisis ragam data.

4.    Membuat tabel analisis ragam.

5.    Melakukan uji f dari analisis.

 

II.  BAHAN DAN ALAT.

1.    Data tinggi semai padi pada acara grouped sampling.

2.    Alat-alat tulis.

3.    Kalkulator.

4.    Tabel fischer (tabel F)

 

III.  PROSEDUR KERJA

1.    Siapkan data tinggi semai padi pada acaragrouped sampling.

2.    Olahlah data tersebut dan sajikan dalam tabel data yang siap dianalisis.

3.    Berdasarkan tabel data yang sudah dibuat, tuliskan model matematik datanya.

4.    Model matematik data pada grouped sampling (analisis ragam model 1) adalah :

Y= µ + g + eij,jadi komponen data terdiri dari :

a.    µ, rata-rata umum, general mean, nilainya sama untuk seluruh data, jadi buka merupakan penyebab terjadinya variasi.

b.    g, group, jadi angka data berbeda karena pengaruh group.

c.    eij, error, kesalahan yang terjadi karena factor kebetulan, mencerminkan ragam yang terjadi dalam group, factor yang menimbulkan perbedaan angka data sampel pada masing-masing group.

Sumber variasi terdiri dari group (between group) dan error/galat (witjin group).

 

IV. HASIL PENGAMATAN DAN ANALISIS DATA

 

 

Tabel Grouped Sampling

I

II

III

IV

No.

Tinggi (cm)

No.

Tinggi (cm)

No.

Tinggi (cm)

No.

Tinggi (cm)

1

12,4

1

13,8

1

13,6

1

15,2

2

13,3

2

13,4

2

13,4

2

13,4

3

12,3

3

16,2

3

15,5

3

15,5

4

12,8

4

13,9

4

14,1

4

14,1

5

16,5

5

9,8

5

13,2

5

13,2

6

14,9

6

14,7

6

16,6

6

16,6

7

15,1

7

16,3

7

14,8

7

14,8

8

15,8

8

14,5

8

12,3

8

12,3

9

16,2

9

16,5

9

12,1

9

12,1

10

13,8

10

16,7

10

13,8

10

13,8

 


 

V

VI

VII

VII

No.

Tinggi (cm)

No.

Tinggi (cm)

No.

Tinggi (cm)

No.

Tinggi (cm)

1

14,5

1

14,2

1

16,2

1

14,6

2

16,2

2

14,6

2

11,2

2

13,6

3

14,6

3

13,5

3

12,8

3

12,1

4

15,5

4

14,2

4

10,2

4

14,2

5

15,6

5

16,2

5

13,4

5

14,8

6

13,7

6

19,3

6

13,5

6

11,3

7

14,8

7

15,2

7

11,6

7

17,8

8

17,8

8

13,8

8

11,5

8

12,8

9

15,5

9

15,2

9

15,6

9

10,5

10

13,7

10

13,8

10

11,2

10

15,7

 

 

 

I.              ANALISIS DATA

 

Group

Sampel

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

I

12,4

13,3

12,3

12,8

16,5

14,9

15,1

15,8

16,2

13,8

143,1

II

13,8

13,4

16,2

13,9

9,8

14,7

16,3

14,5

16,5

 

129,1

III

13,6

13,4

15,5

14,1

13,2

16,6

14,8

12,3

12,1

13,8

139,4

IV

15,2

14,2

15,2

18,2

19,4

17,7

17,7

13,9

 

 

127,6

V

14,5

16,2

14,6

15,5

15,6

13,7

17,8

14,8

15,5

 

138,2

VI

14,2

14,5

13,5

14,2

16,2

19,3

15,2

13,8

15,2

13,8

149,9

VII

10,2

11,2

12,8

10,6

13,4

13,5

11,6

11,5

10,6

11,2

116,2

VIII

14,6

13,6

12,1

14,2

14,8

11,3

17,8

12,8

10,6

15,7

137,4

∑ = A

1080,9

 

tabel Anova

No.

Sumber keragaman

dF

JK

KT

F hitung

F tabel α=5%

1

Group

8 – 1 = 7

112,38

 

4,982

2,09

2

Error

75 – 7 =68

219,06

 

3

Total

76 – 1= 75

331,44

 

 

Kesimpulan :

F hitung > F tabel yaitu 4,982 > 2,09

Berarti keragamn nyata, artinya paling tidak ada satu group yang berbeda dengan salh satu group yang lain.

 

 

 

PEMBAHASAN

Analisis ragam diperkenalkan pertama kali oleh Sir Ronald dan Fisher dan pada dasarnya merupakan proses aritmatika untuk membagi jumlah kuadrat total menjadi komponen-komponennya yang berhubungan dengann sumber kergaman yang diketahui  Analisis ragam disebut juga analisis varian yaitu alat untuk menguji hipotesis nihil tentang perbedaan mean yang lebih dari dua sampl sekaligus

Ada beberapa model analisis ragam yang dapat dilakukan, tergantung berapa banyak factor yang akan dipisahkan untuk diketahui pengaruhnya terhadap ragam data yang diperoleh.

Analisis varians (analysis of variance, ANOVA) adalah suatu metode analisis statistika yang termasuk ke dalam cabang statistika inferensi. Dalam literatur Indonesia metode ini dikenal dengan berbagai nama lain, seperti analisis ragam, sidik ragam, dan analisis variansi. Ia merupakan pengembangan dari masalah Behrens-Fisher, sehingga uji F juga dipakai dalam pengambilan keputusan. Analisis varians pertama kali diperkenalkan oleh Sir Ronald Fisher bapak statistika modern. Dalam praktek, analisis varians dapat merupakan uji hipotesis (lebih sering dipakai) maupun pendugaan. Secara umum, analisis varians menguji dua varians(atau ragam) berdasarkan hipotesis nol bahwa kedua varians itu sama.

Latar belakang dikembangkan metode analisis varians ini karena ingin dilakukan testing terhadap rata-rata populasi dyang mengalami “perlakuan” yang berbeda-beda. Ide-ide dasar test Anova adalah perbedaan rata-rata populasi ditentukan oleh dua factor yaitu variasi dalam 1 sampel dan variasi data antar sampel. Perbedaan rata-rata antar populasi nyata jika variasi data antar sampel besar, sedangkan variasi data dalam 1 sampel kecil.

Dalam praktikum kali ini yang akan akan dilaksanakan hanya analisis ragam model 1, karena model matematik data pada grouped sampling (analisis ragam model 1) adalah :

Y= µ + g + eij,jadi komponen data terdiri dari :

d.    µ, rata-rata umum, general mean, nilainya sama untuk seluruh data, jadi buka merupakan penyebab terjadinya variasi.

e.    g, group, jadi angka data berbeda karena pengaruh group.

f.     eij, error, kesalahan yang terjadi karena factor kebetulan, mencerminkan ragam yang terjadi dalam group, factor yang menimbulkan perbedaan angka data sampel pada masing-masing group.

Sumber variasi terdiri dari group (between group) dan error/galat (witjin group).

 


 

 

KESIMPULAN

  1. Analasis ragam yaitu alat untuk menguji hipotesis nihil tentang perbedaan mean yang lebih dari dua sampel
  2. F hitung > F tabel yaitu 4,982 > 2,09 keeragaman nyata aartinya tidak ada satu group dengan group lain.
  3. Model-model analisis ragam digunakan analasis ragam 1

Y = π + g +eij

 

 


 

DAFTAR PUSTAKA

 

Hadi,Sutrisno  .1993. Statiistika 3. Andi Offset : Yogyakarta.

 

Steel and Torrie. 1993. Prinsip dan Prosedur Statistik suatu Pendekatan Biometik.       GramediaPustaka Utama : Jakarta.

 

Suharyadi. 2004. Statistik untuk ekonomi dan keuangan modern. Salemba empat : Jakartaa.

 


Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan

Iklan pulsa anita

Sponsorship