Soal Pertumbuhan Dan Perkembangan Cbt

Kali ini akan kami posting soal pertumbuhan dan perkembangan kelas XII yang bisa dipelajari sambil tiduran ...tapi mikir sehingga terus latihan agar akhirnya OK 


DETAIL

PERTUMBUHAN
  • Pertumbuhan ialah proses kenaikan volume yang bersifat irreversibel (tidak sanggup balik), dan terjadi sebab adanya pertambahan jumlah sel dan pembesaran dari tiap-tiap sel. 
  • Pada proses pertumbuhan biasa disertai dengan terjadinya perubahan bentuk. 
  • Pertumbuhan sanggup diukur dan dinyatakan secara kuantitatif.
PERKEMBANGAN
  • Perkembangan ialah proses menuju dewasa. 
  • Proses perkembangan berjalan sejajar dengan pertumbuhan. 
  • Berbeda dengan pertumbuhan, perkembangan merupakan proses yang tidak sanggup diukur. 
  • Dengan kata lain,perkembangan bersifat kualitatif, tidak sanggup dinyatakan dengan angka.

Organisme disebut telah remaja apabila telah bisa berkembang biak secara generatif. 
  • Pada tumbuhan, hal itu ditandai dengan terbentuknya bunga. 
  • Sedang pada insan dan mamalia lainnya ditandai dengan telah berkembangnya Gonade  yang menghasilkan sel-sel kelamin (gamet). 
  • Pada laki-laki ditandai dengan dimulainya produksi sel sperma oleh testis, dan pada perempuan menghasilkan ovum (sel telur) yang dibuat di ovarium.

Pertumbuhan dan Perkembangan pada Tumbuhan

  • Pada tanaman, pertumbuhan dimulai dari proses perkecambahan biji. 
  • Perkecambahan sanggup terjadi apabila kandungan air dalam biji semakin tinggi sebab masuknya air ke dalam biji melalui proses imbibisi. 
  • Apabila proses imbibisi sudah optimal, dimulailah perkecambahan.
  • Struktur yang pertama muncul, yang menyobek selaput biji ialah radikulayang merupakan calon akar primer. 
  • Radikula ialah cuilan dari hipokotil. 
  • Pada cuilan ujung sebelah atas terdapat epikotil (calon batang). 
  • Berdasar letak kotiledonnya, ada dua jenis perkecambahan yaitu tipe epigeal, dan tipe hipogeal.


Pertumbuhan primer dan pertumbuhan sekunder


  • Biji yang sudah berkecambah akan segera diikuti oleh pertumbuhan primer sebab pada pucuk dan ujung akar terdapat jaringan yang bersifat meristematik (selalu membelah). 
  • Pemanjangan ujung akar dan ujung batang tersebut disebut pertumbuhan primer. 
  • Pada tumbuhan dikotil terdapat jaringan kambium yang merupakan meristem sekunder akan menjadikan terjadinya pertumbuhan sekunder (membesar). 
  • Kambium akan membelah ke arah luar membentuk kulit kayu (floem), dan membelah ke arah dalam membentuk kayu (xilem). 
  • Pada monokotil tidak terdapat kambium sehingga hanya mengalami pertumbuhan primer saja. 
  • Pertumbuhan primer dan sekunder berlangsung terus menerus selama tumbuhan tersebut hidup.

Faktor-Faktor yang mensugesti pertumbuhan dan perkembangan

Pertumbuhan pada tumbuhan dipengaruhi oleh dua faktor, yaitu:

a. Faktor luar

  • Faktor luar ialah materi atau hal-hal yang terdapat diluar tumbuhan yang berdampak pada tumbuhan itu, baik secara eksklusif ataupun tidak langsung. 
  • Termasuk ke dalam faktor luar ialah cahaya, temperatur, air, garam-garam mineral, iklim, gravitasi bumi, dan lain-lain.

1. Nutrisi

  • Tumbuhan memerlukan unsur mineral dengan jumlah tertentu. 
  • Unsur yang diharapkan dalam jumlah banyak disebut unsur makro, sedangkan unsur yang diharapkan dalam jumlah sedikit disebut unsur mikro.

2. Cahaya

  • Cahaya mutlak diharapkan oleh semua tumbuhan hijau untuk melaksanakan fotosintesis, tetapi pengaruhnya terhadap pertumbuhan perkecambahan tumbuhan ialah menghambat, sebab cahaya sanggup menjadikan terurainya auxin sehingga sanggup menghambat pertumbuhan. 
  • Hal ini sanggup dibuktikan apabila kita meletakkan dua kecambah, yang satu di daerah gelap dan yang lain di daerah terang. 
  • Dalam jangka waktu yang sama, kecambah di daerah gelap tumbuh lebih cepat tetapi tidak normal. 
  • Pertumbuhan yang amat cepat di dalam gelap ini disebut etiolasi.
Kali ini akan kami posting soal pertumbuhan dan perkembangan kelas XII yang bisa dipelajar SOAL PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN CBT

Pada tumbuhan terdapat pigmen yang disebut fitokrom, yang berfungsi mengontrol pertumbuhan dan perkembangan kloroplas, sintesis klorofil, pembentukan hormon tumbuhan (misalnya giberelin), dan pengaturan posisi daun terhadap sinar matahari. Selain itu, fitokrom besar lengan berkuasa juga terhadapfotoperiodisme, yaitu imbas lamanya imbas pencahayaan terhadap pertumbuhan dan pembentukan bunga.

Berdasarkan panjang dan intensitas penyinaran, tumbuhan dikelompokkan menjadi 3 jenis, yaitu:
  1. Tumbuhan berhari pendek (shortday plant) : Berbunga dan berbuah kalau periode penyinaran lebih pendek daripada periode kritis. Contohnya: strawberry, dahlia, aster, dan krisatinum. 
  2. Tumbuhan berhari panjang (longday plant) : berbunga dan berbuah kalau periode penyinaran lebih panjang daripada periode kritis. Contohnya: bayam selada, gandum, dan kentang. 
  3. Tumbuhan netral (dayneutral plant) : Tidak dipengaruhi oleh lamanya periode penyinaran. Contoh: mawar, anyer, dan bunga matahari. 

3. Suhu

Secara umum, suhu akan besar lengan berkuasa terhadap kerja enzim. Bila suhu terlalu tinggi, enzim akan rusak, dan kalau suhu terlalu rendah enzim menjadi tidak aktif.

4. Kelembaban atau kadar air

Sampai pada batas-batas tertentu, makin tinggi kadar air, pertumbuhan akan makin cepat. Karena lebih banyak kadar air yang diserap dan lebih sedikit yang diuapkan, akan menjadikan pembentangan sel-sel, dengan demikian sel-sel lebih cepat mencapai ukuran maksimalnya.

Faktor Dalam

Selain faktor genetik, yang termasuk faktor-faktor dalam ialah hormon-hormon yang terlibat dalam pertumbuhan tanaman. Hormon merupakan substansi yang dihasilkan oleh tumbuhan, biasanya dalam jumlah yang sangat sedikit yang berfungsi secara fisiologis mengendalikan arah dan kecepatan tumbuh bagian-bagian dari tumbuhan.

Berikut ini ialah macam-macam hormon pada tumbuhan beserta fungsinya:
Auksin 

  • Auksin dibuat oleh ujung batang dan ujung akar. 
  • Auksin yang dihasilkan oleh ujung batang akan mendominasi pertumbuhan batang utama, sehingga pertumbuhan cabang relatif sedikit. 
  • Keadaan ini dikenal dengan istilah dominansi apikal (apical dominance). 
  • Dengan memotong ujung batang, dominansi apikal akan hilang, sehingga pertumbuhan cabang-cabang batang berjalan dengan baik. 
  • Auksin sanggup terurai kalau terkena cahaya. Bila suatu koleoptil dikenai cahaya dari samping, maka cuilan koleoptil yang terkena cahaya auksinnya akan terurai sehingga pertumbuhannya lebih lambat daripada cuilan koleoptil yang tidak terkena cahaya. 
  • Akibatnya koleoptil akan tumbuh membelok ke arah datangnya sinar. 
Giberelin 

  • Giberelin ialah Hormon ini berfungsi mengatur pemanjangan batang (ruas batang), juga pertumbuhan pucuk dan pembentukan buah. 
  • Secara umum fungsi giberelin ialah untuk merangsang pertumbuhan meraksasa dan terbentuknya buah tanpa biji (partenokarpi). 
Sitokinin 

  • Sitokinin ialah Hormon tumbuhan ini mensugesti pertumbuhan, pengaturan pembelahan sel, dan pemanjangan sel. 
  • Konsentrasi sitokinin dan auksin yang seimbang merupakan hal yang sangat penting dalam pertumbuhan tanaman. 
  • Sitokinin sendiri sepertinya mempunyai peranan dalam memperpanjang usia jaringan. 
Asam Absisat
  • Asam Absisat (= dormin) : Asam absisat ditemukan pada umbi-umbian dan biji-biji yang dorman, beberapa jenis buah-buahan, daun, dan jaringan tumbuhan lain. 
  • Secara fungsi asam absisat ialah mempercepat penuaan daun, merangsang aborsi daun, dan memperpanjang masa dormansi (menghambat perkecambahan biji). 

Etilen

  • Gas etilen : Buah yang sudah renta menghasilkan gas etilen yang dianggap sebagai hormon yang sanggup mempercepat pemasakan buah yang masih mentah. 
  • Gas etilen meningkatkan respirasi sehingga buah yang asalnya keras dan masam, menjadi empuk dan berasa manis. 
Kalin
  • Kalin ialah hormon yang merangsang pembentukan organ tubuh. 
Berdasarkan organ yang dibentuknya, kalin dibedakan atas: 
  1. Kaulokalin : merangsang pembentukan batang
  2. Rhyzokalin : merangsang pembentukan akar. Sekarang telah diketahui bahwa rhyzokalin identik dengan vitamin B1 (thiamin)
  3. Filokalin : merangsang pembentukan daun
  4. Antokalin : merangsang pembentukan bunga 
Asam traumalin 

  • Batang atau akar tumbuhan sanggup mengalami luka. Tumbuhan mempunyai kemampuan untuk memperbaiki cuilan yang luka, disebut daya restitusi atau regenerasi. 
  • Peristiwa ini terjadi dengan santunan hormon luka atau kambium luka atau asam traumalin. Lukaluka yang terjadi sanggup tertutup kembali dengan membentuk jaringan kalus dan jaringan yang rusak sanggup diganti dengan yang baru. 
  • Bahkan dari luka pada cuilan tertentu dari badan tumbuhan sanggup tumbuh tunas baru. 
 SOAL PERTUMBUHAN
CONTOH PERCOBAAN PERTUMBUHAN  
PERTUMBUHAN OK


 

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan

Iklan pulsa anita

Sponsorship