-->

The Special One Jose Mourinho

Jose Mourinho, the special one. Ia manajer tim sepakbola dengan usia relatif muda dengan sederet gelar mengagumkan. Jam terbangnya memang masih kalah dibanding Sir Alex Ferguson atau instruktur kenamaan lainnya. Namun soal prestasi dan nama besar…. Hemmm ia pantas disandingkan dengan pelatih-pelatih kesohor macam Sir Alex ferguson, Carlo Ancheloti atau Arsene Wenger. Sepak terjangnya meluas di liga-liga raksasa mulai dari liga primer Inggris, Serie A Italy dan hingga dikala ini berkiprah di Liga primera Spanyol. The special one telah menangani klub-klub raksasa mulai dari Benfica, Chelsea, Inter Milan dan kini Real Madrid semenjak 31 Mei 2010. Mourinho populer dengan komentar-komentarnya yang sangat tajam dan kontroversial. Saat datang di Chelsea pada 2004, ia menyebut dirinya sebagai "sang istimewa" (The Special One). Penampilannya kerap menjadi headline informasi dan gosip. Profilnya menjadi salah satu penghuni patung lilin di Museum Madame Tussaud di London.

Jose Mourinho nama lengkapnya José Mário dos Santos Mourinho Félix lahir di Setubal, Portugal, 26 Januari 1963. Pada tahun 1989, ia menikah dengan Matilde, yang telah dikenalnya semenjak masa kanak-kanak. Mereka mempunyai dua orang anak: Matilde and José Jr. Berbeda dengan instruktur sepakbola umumnya, Mourinho tidak mengawali karir di jagad sepakbola sebagai pemain professional. Mourinho sebelumnya yakni mahasiswa di universitas di Lisboa dan meraih gelar sarjana dalam bidang ilmu olah raga dengan tesis mengenai metodologi persepak bolaan. Mourinho lalu beralih profesi menjadi dosen, melatih tim anabawang dan menjadi penterjemah untuk Bobby Robson di klub Sporting Lisboa. Ia juga menjadi tangan kanan instruktur Bobby Robson di FC Porto dan Barcelona. Di Barcelona, ia menjadi tangan kanan Louis van Gaal, lalu di tahun 2000 ia kembali ke Lisboa dan menjadi instruktur Benfica. Pada 23 Maret 2009 Jose Mourinho meraih gelar Doctor Honoris Causa dari Universitas Teknik di Lisbon, Portugal. 

The Special One dua kali membawa Porto dan Chelsea menjadi juara liga serta mengantarkan gelar Liga Champions dan Piala UEFA bagi Porto. Pada tahun pertamanya di Chelsea (2004-2005), Mourinho berhasil membawa Chelsea juara Liga Utama Inggris sesudah masa penantian selama 50 tahun. Pada periode berikutnya, 2005-2006, kembali ia mengantar Chelsea menjadi juara Liga Utama Inggris tanpa kesulitan. Di tahun ketiga, 2006-2007, Chelsea mengalami banyak cobaan alasannya yakni cedera serius para pemain utamanya, antara lain kiper utama Petr Cech, kiper kedua Carlo Cudicini, kapten John Terry, serta Joe Cole, yang semuanya memerlukan istirahat panjang. Namun pada perode 2006-2007 ini, Mourinho tetap berhasil mengantar Chelsea meraih gelar ganda sebagai juara Piala Carling dan Piala FA. Ia tiga kali dinobatkan sebagai instruktur sepak bola terbaik dunia oleh International Federation of Football History & Statistics (2004, 2005, dan 2010). 


Pada 20 September 2007, Mourinho tiba-tiba tetapkan meninggalkan jabatannya sebagai instruktur Chelsea. Setelah 9 bulan tidak melatih, pada 2 Juni 2008, Mourinho diangkat sebagai instruktur Inter Milan menggantikan Roberto Mancini yang dipecat pada 29 Mei 2008 atau 72 jam sebelum penunjukannya. Presiden Inter Massimo Moratti menargetkan tahun 2009 Inter juara Liga Champions Eropa. 24 Agustus 2008, Mourinho memenangkan trofi pertamanya bagi Inter di Piala Super Italia usai menundukkan AS Roma 6-5 lewat tubruk penalty, lalu disusul dengan merebut trofi juara liga Italia sekaligus gelar ke-17 bagi Inter Milan. Namun sasaran juara liga Champion tahun 2009 gagal sesudah Inter kalah agregat 0-2 di babak 16 besar dari Manchester United pada 11 Maret 2009. 

Musim 2009-2010 yakni masa keemasan Inter dibawah Mourinho. Special one kembali mengantar Inter ke tangga juara Liga Italia sekaligus mencatat scudetto Inter yang ke-18 dan dalam lima isu terkini berturut-turut sesudah membekap Siena 1-0 di Artemio Franchi. Tidak Cuma itu, Inter melaju ke final menantang Bayern Munich pada 22 Mei 2010 di Stadion Santiago Bernabéu sesudah sebelumnya menyingkirkan Barcelona di semi final. Ini merupakan final pertama Inter di Liga Champion semenjak 38 tahun terakhir. Pada tanggal 23 Mei 2010, Inter bersama Mourinho mencetak sejarah gres sesudah mengalahkan Bayern 2-0 lewat kaki emas Milito pada laga Final Champions. Inter menjadi tim Italia pertama yang mencicipi Treble Winners. Mourinho lalu dinobatkan sebagai instruktur terbaik dunia oleh FIFA pada 10 Januari 2011 pada Gala Ballon d'Or di Zurich, Swiss.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan

Iklan pulsa anita

Sponsorship