-->

Hubungan 1/T Dengan Ln S


            Dalam ilmu kimia, terdapat dua macam reaksi kimia menurut kalor yang diserap maupun kalor yang dilepaskan, yaitu reaksi eksoterm dan reaksi endoterm. Reaksi eksoterm ialah reaksi yang melepaskan kalor. Pada reaksi ini terjadi anutan kalor dari sistem ke lingkungan. Sistem melepaskan energi yang menimbulkan entalpi sistem akan berkurang, sehingga entalpi produk lebih kecil dari pada entalpi reaksi dan perubahan entalpi (ΔH) reaksinya bernilai negatif. Sedangkan reaksi endoterm ialah reaksi yang menyerap kalor. Pada reaksi ini terjadi anutan kalor dari lingkungan ke sistem. Sistem mendapatkan energi yang menimbulkan entalpi sistem akan bertambah, sehingga entalpi produk lebih besar dari pada entalpi reaktan dan perubahan entalpinya (ΔH) bernilai positif. 

            ln s = - ΔH  .   1   + C
                           R      T

 
            Dari kedua reaksi, yaitu reaksi eksoterm dan endoterm sanggup dibuktikan dengan grafik hubungan antara ln s dengan 1/T. Grafik ini sanggup dipakai untuk menandakan apakah suatu reaksi berlangsung secara eksoterm maupun endoterm, yaitu dengan cara memilih nilai dari entalpi perubahan (ΔH)  reaksi tersebut yang ditentukan dengan mencari nilai dari gradien garisnya (m). apabila gradien garisnya (m) bernilai konkret (+), maka perubahan entalpi (ΔH) bernilai negatif (-) dan reaksi berlangsung secara eksoterm. Sedangkan apabila gradien garisnya (m) bernilai negatif (-), maka perubahan entalpi (ΔH) bernilai konkret (+) dan reaksi berlangsung secara endoterm. Hal ini sesuai dengan persamaan:




y = mx + c

 
           
    
           
            Berdasarkan grafik hubungan antara ln s dengan 1/T dihasilkan dua grafik, yaitu grafik reaksi eksoterm apabila grafik tersebut mengatakan grafik fungsi kenaikan nilai ln s terhadap 1/T. artinya, semakin besar nilai 1/T, maka nilai ln s semakin besar pula. Sebaliknya, semakin kecil nilai 1/T, maka semakin kecil pula nilai ln s nya. Selain grafik eksoterm, dihasilkan juga grafik endoterm apabila grafik tersebut mengatakan grafik fungsi penurunan nilai ln s terhadap 1/T. artinya, semakin besar nilai 1/T, maka nilai ln s semakin kecil. Sebaliknya, semakin kecil nilai 1/T, maka semakin besar nilai ln s nya.



Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan

Iklan pulsa anita

Sponsorship