-->

Rangkuman Bahan Ipa Kelas Viii Semester 2

GAYA
·      Gaya yaitu tarikan atau dorongan yang mempunyai arah.
·      Gaya terdiri atas gaya sentuh dan gaya tak sentuh.
·      Gaya sentuh yaitu gaya yang terjadi akhir sentuhan langsung.
·      Gaya sanggup menyebabkan perubahan posisi, kecepatan, bentuk, panjang, volume, dan arah.
·      Alat yang dipakai untuk mengukur gaya secara pribadi yaitu neraca pegas atau dinamometer.
·      Gaya mempunyai besar dan arah.
·      Sebuah benda yang dipengaruhi dua buah gaya dikatakan setimbang jikalau kedua gaya tersebut sama besar dan berlawanan arah.
·      Gaya gesek yaitu gaya akhir sentuhan pribadi dua permukaan.
·      Besarnya gaya gesek bergantung pada kekasaran dan kehalusan permukaan yang bergesekan.
·      Arah gaya gesek selalu berlawanan dengan arah kecenderungan gerak.
·      Besaran yang menyatakan perbandingan gaya berat dan massa suatu benda disebut percepatan gravitasi.
g = w/m
·      Satuan percepatan gravitasi yaitu N/kg atau m/s2.
·      Berat benda bergantung pada jaraknya ke sentra bumi. Semakin jauh jarak ke sentra bumi semakin kecil beratnya.
·      Massa benda selalu tetap di setiap tempat.

ENERGI
·      Energi yaitu kemampuan untuk melaksanakan kerja atau usaha.
·      Energi kimia yaitu energi yang tersimpan dalam persenyawaan kimia. Energi kimia terkandung dalam makanan, minyak bumi, dan baterai.
·      Energi listrik sanggup berubah bentuk menjadi energi gerak, energi cahaya, energi panas, dan energi bunyi. Energi listrik merupakan hasil perubahan energi yang lain, menyerupai dari energi matahari, energi gerak, energi potensial air, energi kimia gas alam, dan energi uap.
·      Energi panas merupakan hasil perubahan energi yang lain, menyerupai energi listrik, energi gerak, dan energi kimia.
·      Enegi potensial gravitasi yaitu energi akhir perbedaan ketinggian.
Ep = m g h
·      Energi kinetik yaitu energi akhir gerakan.
E=1/2 mv2
·      Energi mekanik yaitu penjumlahan antara energi potensial dan energi kinetik.
Em = Ep + Ek
·      Hukum kekekalan energi menyatakan bahwa energi tidak sanggup diciptakan dan tidak sanggup dimusnahkan, tetapi sanggup diubah dari satu bentuk ke bentuk yang lain.
·      Usaha dihasilkan oleh gaya yang dikerjakan pada suatu benda sehingga benda berpindah tempat sejauh dan searah gaya F adalah: W = F s
·      Usaha yang dilakukan pada benda yang bergerak horisontal sama dengan perubahan energi kinetik.
W = Δek
·      Usaha yang dilakukan pada benda yang bergerak vertikal sama dengan perubahan energi potensial gravitasi.
W = Δep
·      Pesawat sederhana yaitu alat-alat sederhana yang sanggup membantu melaksanakan usaha. Pesawat sederhana terdiri atas tuas, katrol, dan bidang miring.
·      Tuas terdiri atas tiga golongan, antara lain tuas golongan pertama, tuas golongan kedua, dan tuas golongan ketiga.
Pada tuas berlaku persamaan sebagai berikut.
Fklk = Fblb
KM=Fb/Fk-lk/lb
Pada tuas golongan pertama, titik tumpu berada di antara titik beban dan titik kuasa.
Tuas golongan kedua, titik beban berada di antara titik tumpu dan titik kuasa.
Tuas golongan ketiga, titik kuasa berada di antara titik tumpu dan titik beban.
·      Katrol terdiri atas katrol tetap, katrol tunggal bergerak, dan katrol berganda atau majemuk.
·      Sekrup merupakan bidang miring yang dililitkan pada sebuah tabung sehingga lilitannya berbentuk spiral, contohnya dongkrak mobil, paku ulir, dan baut.

TEKANAN
·      Besar tekanan bergantung pada gaya dan luas bidang tekannya.
P=F/A
·      Tekanan hidrostatis yaitu tekanan yang terjadi pada zat cair yang diam.
·      Tekanan hidrostatis sebanding dengan massa jenis, percepatan gravitasi, dan zat cair.
p = pgh
·      Hukum Pascal menyatakan bahwa tekanan yang dikerjakan pada zat cair di ruang tertutup akan diteruskan ke segala arah dengan sama rata. Alat yang memanfaatkan prinsip Pascal yaitu pompa hidrolik.
·      Prinsip ember bekerjasama menyatakan bahwa permukaan air selalu rata jikalau berada pada tempat yang berhubungan, contohnya pada cerek, penyipat datar, dan sumur.
·      Hukum Archimedes menyatakan bahwa apabila suatu benda dicelupkan ke dalam zat cair baik sebagian atau seluruhnya, benda akan mendapat gaya apung yang besarnya sama dengan berat benda zat cair yang dipindahkan oleh benda tersebut.
FA = f V g
Beberapa teknologi yang memanfaatkan prinsip Archimedes yaitu kapal selam, kapal laut, balon udara, hidrometer, dan jembatan ponton.
·      Tekanan pada udara dipengaruhi oleh ketinggian.
·      Alat untuk mengukur tekanan udara disebut barometer. Barometer terdiri atas barometer Torriceli, barometer Fortin atau barometer raksa, dan barometer logam atau barometer aneroid.


GETARAN DAN GELOMBANG
·      Getaran yaitu gerak bolak-balik melalui titik setimbang.
·      Satu getaran yaitu satu kali bergetar penuh.
·      Simpangan yaitu jarak penyimpangan dari titik setimbang pada dikala tertentu.
·      Amplitudo yaitu simpangan terjauh atau jarak dari titik setimbang ke titik terjauh.
·      Periode yaitu waktu yang diharapkan untuk satu kali getaran.
·      Frekuensi yaitu banyaknya getaran dalam satu sekon. Satuan frekuensi yaitu hertz (Hz).
·      Hubungan periode dengan frekuensi adalah
T=1/f
Periode suatu getaran tidak dipengaruhi oleh amplitudo.
·      Gelombang yaitu ajukan atau getaran yang merambat. Dalam perambatannya, gelombang membawa energi. Berdasarkan arah getarnya, gelombang dibedakan menjadi dua, yaitu gelombang transversal dan gelombang longitudinal.
Gelombang transversal yaitu gelombang yang arah getarnya tegak lurus terhadap arah rambatannya.
Gelombang longitudinal yaitu gelombang yang arah getarnya sejajar (searah) dengan arah rambatannya.
Berdasarkan medium perambatannya, gelombang dibedakan menjadi gelombang
mekanik dan gelombang elektromagnetik.
Gelombang mekanik yaitu gelombang yang dalam perambatannya memerlukan medium.
Gelombang elektromagnetik yaitu gelombang yang sanggup merambat dalam medium dan tanpa medium.
·      Satu panjang gelombang transversal yaitu jarak satu bukit dan satu lembah yang berdekatan.
·      Satu panjang gelombang longitudinal yaitu jarak antara satu rapatan dan satu renggangan yang berdekatan.
·      Frekuensi gelombang yaitu banyaknya gelombang dalam satu sekon.
·      Cepat rambat gelombang yaitu jarak satu gelombang tiap periode. Secara matematis
dituliskan sebagai berikut.
n=1/T
·      Salah satu sifat gelombang yaitu sanggup dipantulkan.

BUNYI
·      Sumber suara yaitu getaran. Bunyi merambat ke segala arah melalui udara sekitarnya dengan membentuk pola rapatan dan renggangan. Oleh lantaran itu, suara merupakan gelombang longitudinal.
·      Gelombang suara sanggup merambat melalui udara (zat gas), zat padat, dan zat cair.
·      Jarak yang ditempuh suara tiap satuan waktu disebut cepat rambat bunyi.
V=s/t
·      Zat padat merambatkan suara lebih cepat daripada zat cair dan zat cair lebih cepat merambatkan suara daripada gas.
·      Banyaknya gelombang suara setiap sekon disebut frekuensi. Semakin besar frekuensi gelombang suara maka semakin banyak menciptakan pola rapatan dan renggangan.
·      Frekuensi 20 Hz hingga 20.000 Hz disebut tempat audiosonik, frekuensi di bawah 20 Hz disebut tempat infrasonik, sedangkan tempat di atas frekuensi 20.000 Hz disebut tempat ultrasonik.
·      Gelombang suara yang frekuensinya teratur disebut nada, sedangkan gelombang suara yang frekuensinya tidak teratur disebut desah.
·      Tinggi rendahnya nada ditentukan oleh frekuensi. Semakin tinggi frekuensi maka panjang gelombangnya semakin pendek.
·      Kuat lemahnya nada ditentukan oleh amplitudo. Semakin besar amplitudonya maka suara pun terdengar lebih keras.
·      Resonansi yaitu insiden bergetarnya suatu benda lantaran getaran benda lain.
·      Pemantulan gelombang suara memenuhi Hukum Pemantulan yang menyatakan sebagai berikut.
a. Bunyi datang, garis normal, dan suara pantul terletak pada satu bidang datar.
b. Sudut suara tiba sama dengan sudut suara pantul.
·      Jarak yang ditempuh oleh suara yang dipantulkan memenuhi persamaan
S=v x Et/I2
·      Gaung atau kerdam yaitu suara pantul yang hanya terdengar sebagian bersamaan dengan suara asli.
·      Gema yaitu suara pantul yang terdengar beberapa dikala sehabis suara asli.

CAHAYA
·      Cahaya merambat lurus menyebabkan terjadinya bayang-bayang benda tidak tembus cahaya.
·      Hukum Pemantulan Cahaya:
a. besar sudut tiba sama dengan besar sudut pantul;
b. sinar datang, sinar pantul, dan garis normal terletak pada satu bidang datar.
·      Pemantulan baur disebabkan oleh bidang pantul yang tidak rata sehingga cahaya yang terpantul menjadi berbaur ke segala arah.
·      Pemantulan teratur disebabkan oleh bidang pantul yang rata sehingga cahaya yang dipantulkan menjadi sejajar.
·      Cermin cekung bersifat konvergen, yaitu mengumpulkan berkas-berkas cahaya yang dipantulkannya.
·      Pembentukan bayangan pada cermin cekung akan berpotongan di satu titik yang dinamakan titik fokus.
·      Titik fokus cermin cekung berada di depan cermin dan bersifat nyata.
·      Cermin cembung bersifat divergen, yaitu berkas cahaya yang dipantulkan akan menyebar.
·      Bayangan yang dibuat cermin cembung di manapun bendanya diletakkan, asalkan di depan cermin, mempunyai sifat maya, tegak, dan diperkecil.
·      Pada cermin cekung dan cermin cembung, kekerabatan antara jarak benda, jarak bayangan, dan tititk fokus adalah:
1/f=1/s+1/s’
·      Pembiasan cahaya yaitu insiden pembelokan berkas cahaya melewati dua medium yang berbeda.
·      Hukum Snellius pertama menyatakan:
a. sinar datang, sinar bias, dan garis normal terletak pada satu bidang datar.
·      b. sinar tiba dari medium kurang rapat menuju medium lebih rapat akan dibiaskan mendekati garis normal dan sinar tiba dari medium lebih rapat ke medium kurang rapat akan dibiaskan menjauhi garis normal.
·      Perbandingan kecepatan cahaya di udara dan kecepatan cahaya di medium disebut indeks bias.
·      Sudut penyimpangan sinar tiba dengan sinar bias yang keluar dari prisma ke udara disebut sudut deviasi.
·      Lensa cembung bersifat konvergen. Titik fokus lensa cembung bersifat maya. Alat yang memakai lensa cembung yaitu lup, kamera, dan mikroskop.
·      Lensa cekung bersifat divergen atau mengembangkan sinar. Titik fokus lensa cekung bersifat maya.
·      Peristiwa terurainya warna putih menjadi tujuh warna cahaya disebut dispersi.

ALAT OPTIK
·      Mata, beling pembesar, mikroskop, teropong, dan kamera termasuk alat-alat optik.
·      Bagian-bagian kamera di antaranya kotak hitam, lensa optik, layar yang terbuat dari film, diafragma, pengatur fokus, dan pengatur kecepatan.
·      Fungsi pengatur fokus pada kamera yaitu untuk mengatur jarak semoga bayangan jatuh sempurna pada film.
·      Pada kamera, penangkap bayangan yaitu pelat film.
·      Pada mata, penangkap bayangan yaitu selaput jera atau retina.
·      Kornea berfungsi untuk membiaskan cahaya yang masuk ke mata.
·      Daya kemudahan yaitu daya untuk menciptakan lensa mata mencembung dan memipih sesuai dengan jarak benda yang dilihat semoga bayangan sempurna jatuh di retina.
·      Mata penglihatan normal disebut emmetrop.
·      Miopi yaitu salah satu cacat mata yang penglihatannya tampak buram jikalau melihat benda-benda jauh. Cacat mata miopi sanggup ditolong oleh lensa negatif (lensa cekung).
·      Hipermetropi yaitu salah satu cacat mata yang penglihatannya tampak buram jikalau melihat benda-benda dekat. Cacat mata hipermetropi sanggup ditolong oleh lensa positif (lensa cembung).
·      Presbiopi yaitu cacat mata yang tidak sanggup melihat benda jauh maupun dekat. Cacat mata presbiopi sanggup ditolong oleh lensa rangkap, yaitu lensa cekung dan cembung.
·      Lup yaitu alat optik yang sederhana lantaran hanya terdiri atas satu lensa cembung.
·      Mikroskop yaitu alat yang sanggup membesarkan objek yang sangat kecil dengan pembesaran yang sangat besar.

·      Periskop yaitu alat bantu optik yang berfungsi untuk mengamati benda dalam jarak yang jauh atau berada dalam sudut tertentu.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan

Iklan pulsa anita

Sponsorship