-->

PROPOSAL USAHA KERAJINAN PAPER QUILLING

PROPOSAL USAHA KERAJINAN PAPER QUILLING

A. JUDUL PROGRAM 
“P & Q ACCERORIES Usaha Pemanfaatan Limbah Kertas Dalam Pembuatan Produk Paper Quilling Batik”. 

PROPOSAL USAHA KERAJINAN PAPER QUILLING

B. LATAR BELAKANG 
Daur ulang limbah kertas adalah proses memanfaatkan limbah kertas menjadi suatu produk berguna, mengurangi penggunaan bahan baku baru, penggunaan energi, polusi, kerusakan lahan, dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan proses pembuatan barang baru. Namun pada umumnya sampah kertas justru malah banyak dibuang dan tidak dimanfaatkan. Penumpukan sampah kertas memberikan dampak buruk bagi keindahan maupun kesehatan lingkungan, sehingga metode daur ulang kertas dapat digunakan sebagai solusi.  

Sampah kertas saat ini masih dipandang sebagai limbah lingkungan yang tidak berguna dan banyak menumpuk. Hal ini berpotensi buruk bagi lingkungan sekitar, seperti kebersihan dan pemanasan global yang terus meningkat akibat pembakaran sampah kertas. Sudut pandang terhadap sampah kertas yang seperti  ini harus diubah. Sampah kertas dapat dimanfaatkan kembali sebagai kertas layak pakai, kertas tulis ataupun kertas kerajinan tangan.  

Kertas quilling (kertas dengan ukuran kecil memanjang) biasanya berukuran 3-6 mm sudah dikemas atau kertas A4 warna 80 gram yang lebih tipis, namun harga relatif mahal. Dengan memanfaatkan kertas bekas, kertas paper quilling dapat dibuat dengan cara dipotong sesuai ukuran yang diinginkan. 

C. PERUMUSAN MASALAH 
Limbah kertas yang sering menumpuk ditempat sampah menjadi masalah lingkungan apabila tidak diolah dengan baik, melalui pembakaran tidak menyelesaikan masalah karena dapat meningkatkan pemanasan global. 

D. TUJUAN  
Tujuan dari Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKMK) adalah: 
  1. Menambah nilai guna dari limbah kertas 
  2. Mengurangi produksi sampah terutama limbah kertas 
  3. Menumbuhkan kreatifitas dan membuka peluang usaha bagi mahasiswa 
  4. Melestarikan batik sebagai warisan budaya Indonesia 
E. LUARAN YANG DIHARAPKAN 
Target luaran dari kegiatan Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKMK) ini yaitu dengan adanya usaha paper quilling dapat memberikan pengalaman berwirausaha bagi mahasiswa, menambah pendapatan, menyalurkan ide kreatif, pemanfaatan limbah kertas yang mempunyai nilai guna, dan mengurangi dampak limbah kertas terhadap lingkungan. 

F. KEGUNAAN  
  1. Melatih mahasiswa dalam berwirausaha untuk memenuhi kebutuhannya. 
  2. Menambah wawasan mahasiswa dalam berwirausaha. 
  3. Meningkatkan kemampuan kerjasama dan kinerja tim. 
  4. Menyalurkan hobi dalam dunia wirausaha. 

G. GAMBARAN RENCANA USAHA KERAJINAN PAPER QUILLING

Pada umumnya mahasiswa menyukai barang-barang yang unik serta menarik dengan harga yang relatif terjangkau. Program ini bertujuan untuk  memperkenalkan budaya batik dengan cara berbeda dengan memanfaatkan limbah kertas, sehingga secara tidak langsung dapat mengurangi permasalahan sampah. Proses pembuatan paper quilling akan dilaksanakan disalah satu kost anggota dengan bantuan satu orang tenaga kerja yang terlatih. Kegiatan dilakukan pada minggu pertama yaitu dengan mengumpulkan bahan baku yang diperoleh dari limbah percetakan, usaha fotocopy, mahasiswa, maupun sumber lain,  selama ±1 minggu untuk membuat sampel produk dalam jumlah terbatas.  
Sebelum pelaksanaan produksi dilakukan, kegitan pra operasi yang dilakukan oleh anggota kelompok adalah sebagai berikut: 
  1. Penyediaan bahan baku, alat produksi dan tenaga kerja 
  2. Proses produksi 
  3. Promosi dengan menawarkan  produk secara langsung dikalangan mahasiswa dan pelajar 
  4. Ikut serta dalam bazaar dan pameran serta di tempat rekreasi  
  5. Distribusi ke beberapa kios aksesoris, evaluasi dan pelaporan 
  6. Survey persewaan tempat usaha 

H. METODE PELAKSANAAN 

1. PERSIAPAN 
Tahap persiapan ini meliputi proses persiapan alat dan bahan, survey lokasi kios yang akan disewa selama satu tahun, serta pencarian informasi tentang lokasi promosi dan distribusi (kios-kios penerima stok barang, lokasi bazar, dan lain-lain). 
a. Alat dan bahan untuk pembuatan paper quilling  Alat –alat yang diperlukan: 
  • Jarum quilling
  • Pensil
  • Pinset (penjepit kertas)
  • Mate quilling
  • Pemotong kertas
  • Penggaris
  • Papan quilling
  • Tusuk gigi
  • Cutter 
Bahan yang diperlukan: 
  • Ketas bekas
  • Boneka mini
  • glitter 
  • Lem kertas
  • Tali kur
  • Kertas karton
  • Renda
  • Jarum
  • Ring 
  • Pita
  • Benang
  • Gantungan Hp
b. Survey persewaan tempat usaha 
Lokasi target yaitu di sekitar Universitas Jenderal Soedirman atau di sekitar GOR Satria Purwokerto, yang dinilai strategis terutama dilihat dari pangsapasar. Ukuran tempat usaha memiliki luas + 240 m2, lebar 5 meter dan panjang 18 meter. 

c. Pencarian informasi tentang lokasi promosi dan distribusi. 
Pencarian informasi bisa melalui website, survey langsung ke tiap kios, 

2. PELAKSANAAN USAHA PAPER QUILLING 

a. Tahapan pembuatan produk paper quilling 
Teknik menggulung 
  1. Gulungan tertutup. Bentuk dasar membuat bermacam-macam bentuk lain sesuai keinginan. 
  2. Gulungan longgar tertutup 
b. Selipkan ujung kertas pada jarum. 
c. Gulung kertas secara perlahan dengan sedikit tarikan yang stabil antara tangan yang menggulung dengan tangan yang memegang kertas agar hasil gulungan terlihat rapi. 
d. Lepaskan dari jarum dan biarkan gulungan melonggar sendiri sampai membentuk lingkaran pada papan quilling. 
e. Beri lem pada ujung kertas bagian luar sehingga menjadi gulungan yang longgar tertutup.

Gulungan padat tertutup 
a. Gulung kertas dengan tekanan dan tarikan yang lebih kuat dibanding pada penggulungan untuk bentuk gulungan longgar. Tujuannya agar hasil gulungan lebih padat 
b. Beri lem pada ujungnya dan rekatkan. 
c. Gulungan ini dipakai sebagai bagian tengah dari bunga atau bunga itu sendiri. 

4. Marquise 
a. Buat gulungan longgar tertutup. 
b. Jepit bagian kiri dan kanan gulungan dengan ibu jari dan jari telunjuk sehingga membentuk marquise atau mata. 

5. Tear drop 
a. Buat gulungan longgar tertutup. 
b. Jepit satu sisi dari gulungan sehingga hasilnya seperti bentuk tetes air. 

b. Proses merangkai 
  1. Ambil satu tetes air yang sudah dibuat, lem ujungnya dengan tusuk gigi. 
  2. Rekatkan dengan tetes air yang lain. 
  3. Ulangi 2 langkah di atas, sampai terbentuk sebuah bunga. 
  4. Campur lem dengan glitter, sapukan ke atas bunga (quilling) secara merata. 
  5. Setelah kering, lem sisi yang lainnya. Pengeleman ini tujuannya agar paper quilling menjadi keras, dan tidak mudah rusak.  
PROPOSAL USAHA KERAJINAN PAPER QUILLING

c.  Tahapan pembuatan produk paper quilling 
Pembuatan kertas kado dan kotak perhiasan 
1. Pembuatan pola 
Pola dibuat untuk mempermudah proses selanjutnya, pola yang dibuat dapat berbentuk kubus, tabung, dan balok dengan ukuran berbedabeda yang digambar di atas kertas karton. Pola ini terdiri dari dua bagian, yaitu: pola badan dan pola tutup. Untuk pembuatan kotak perhiasan biasanya berukuran lebih kecil daripada kotak kado. 

2. Pemotongan kertas 
Kertas digambar dengan pola, dan dipotong sesuai pola tersebut 

3. Pengelemen pertama 
Pengeleman pertama dilakukan untuk menempelkan masing-masing sisi pola sehingga dapat berbentuk kubus, tabung, maupun balok. 

4. Pengelemen kedua 
Pengeleman ke dua dilakukan untuk merekatkan kertas bentuk batik pada kertas kado yang akan melapisi pola dari kertas karton tersebut. 

5. Perapihan 
Perapihan dilakukan pada kertas kado yang melapisi pola dari kertas karton, kertas kado digunting sesuai pola tersebut kemudian dirapihkan. 

6. Pemberian pernak-pernik 
Pola yang sudah dilapisi kertas kado di beri pernak-pernik seperti pita, renda, atau boneka mini untuk mempercantik penampilan. 

Pembuatan frame foto dan gantungan pintu kamar 
1. Pembuatan pola 
Pola dibuat untuk mempermudah proses selanjutnya, pola yang dibuat dapat berbentuk persegi empat, bulat, maupun persegi panjang. Pola ini terdiri dari dua bagian, yaitu: pola depan dan pola belakang. Pola belakang dibuat penuh sedangkan pola depan dibuat dengan memberikan celah besar sebagai tempat foto di bagian tengah-tengah. 

2. Pemotongan kertas 
Kertas digambar dengan pola, dan dipotong sesuai pola tersebut. 

3. Pengeleman pertama 
Pengeleman pertama dilakukan untuk menempelkan masing-masing sisi pola yang diambil beberapa centi meter sehingga pola depan dan belakang dapat bersatu. 

4. Pengeleman ke dua (penempelan kertas kado) 
Pengeleman ke dua dilakukan untuk merekatkan kertas kado yang akan melapisi pola dari kertas karton tersebut. 

5. Perapihan 
Perapihan dilakukan pada kertas kado yang melapisi pola dari kertas karton, kertas kado digunting sesuai pola tersebut kemudian dirapihkan. 

6. Pemasangan gantungan 
Gantungan dibuat dari tali kur sepanjang 2 centi meter kemudian ditempel pada bagian atas frame photo. 

7. Pemberian pernak-pernik  
Pola yang sudah dilapisi kertas kado di beri pernak-pernik seperti pita, renda, atau boneka mini untuk mempercantik penampilan.Untuk gantungan pintu bisa diberi tulisan “My Room” atau yang lainnya. 

d. Pemasaran 
Pada awal produksinya kegiatan ini dipasarkan dikalangan mahasiswa dan pelajar, dititipkan di oaulet sekitar kampus untuk dijual dan memngikuti bazar yang diselenggarakan dalam kegiatan mahasiswa.  

e. Harga 
Harga untuk setiap produk akan berbeda tergantung pada ukuran,  tingkat kesulitan dan jenisnya. Namun harga akan disesuaikan dengan mempertimbangkan total cost dari produksi paper quilling dan keuntungannya.  

3. PELAPORAN 
Keberhasilan usaha akan dilaporkan dalam jangka waktu per 6 (enam) bulan dalam bentuk draf laporan usaha dan logbook penjualan. 
Nilai titik impas (BEP) produksi usaha ini adalah sebesar Rp 4.351.760,00. Hal ini berarti produksi souvenir dan aksesoris ini dalam kondisi impas jika produksinya laku di jual dengan harga Rp 4.351.760,00,00. Jika harga per buah Rp. 10.000,00, maka usaha produksi ini sudah akan impas ketika jumlah produksinya 96 buah per dua bulan. Padahal pada kenyataannya rata-rata produksi souvenir dan aksesoris yang dihasilkan adalah 120 buah per bulan yang berarti dari usaha produksi souvenir dan aksesoris ini telah diperoleh keuntungan. 

Hasil R/C sebesar 1,94. Angka ini menunjukan bahwa tiap Rp. 1,00 uang yang di investasikan akan menghasilkan Rp. 1,4. Sedangkan perbandingan keuntungan dan biaya diperoleh angka sebesar 0,91.  

Analisis Usaha Paper Quilling

Analisis kelayakan usaha digunakan untuk melihat keunggulan produk, peluang penjualan, biaya produksi, sehingga mendatangkan laba dan layak untuk diproduksi dan menjamin keberlajutan usaha setelah kegiatan ini diusulkan.
  
a. Analisis Pasar 
Produk yang akan dipasarkan berupa souvenir dan aksesoris paper quilling dengan kisaran harga rata-rata Rp. 10.000,00 tergantung jenis, ukuran, dan tingkat kesulitan pembuatannya. Target pemasaran meliputi seluruh lapisan masyarakat khususnya remaja, secara langsung maupun jejaring sosial. Produk didapat melalui proses pemesanan dalam jumlah satuan maupun jumlah banyak. Beberapa kawasan pasar yang dibidik secara langsung yaitu: 1) Kampus biologi Unsoed, 2) Universitas  Jenderal Soedirman, 3) GOR Satria Purwokerto, 4) Lokawisata Baturaden, 5) SMA- SMK di Purwokerto, dan 6) Dropping toko asesoris di kawasan Purwokerto  

Hasil survey di beberapa tempat umum seperti di GOR Satria Purwokerto menunjukkan bahwa kebutuhan dan ketertarikan asesoris dan souvenir sangat diminati terutama oleh kalangan remaja. Motif batik yang menjadi ciri khas produk dapat menjadi daya tarik tersendiri terutama bagi para pecinta batik Tanah Air. Target pasar di lingkungan kampus maupun universitas dilakukan dengan ikut serta berbagai event, seperti bazar UKM, perayaan Dies Natalis, maupun event khusus lain setiap tahun. Target jangka panjang usaha ini yaitu dropping ke toko aksesoris di sekitar Purwokerto. Target utama toko-toko di pasar tradisional. Net marketing (pembuatan dan perluasan jaringan pemasaran) dengan pemilik toko souvenir dan aksesoris sangat diperlukan agar stok produk stabil sehingga harga jual tetap stabil. 

b. Analisis Kompetitor 
Kompetitor produk souvenir dan aksesoris paper quilling berbahan dasar kertas bekas adalah produk lain berbahan dasar kertas paper quilling asli, plastik, kain flanel, manik-manik dan lain sebagainya. Sebagai perbandingan, usaha produk souvenir dan aksesoris paper quilling berbahan dasar kertas bekas dapat menghasilkan produk yang tidak kalah menarik. Disamping ramah lingkungan, dengan biaya produksi yang relatif lebih murah karena memanfaatkan limbah, usaha ini tetaplah menarik karena masih belum banyak di pasaran sehingga peluang usaha masih cukup luas. 

c. Analisis Resiko Bisnis  
Bisnis ini memiliki beberapa dampak positif yaitu dapat mengurangi limbah, membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar, mengurangi jumlah pengangguran,  bahan baku ramah lingkungan, meningkatkan nilai jual barang, meningkatkan kreatifitas dan rasa keindahan serta meminimalisir global warming. Sedangkan dampak negatif yakni kemungkinan sulitnya mempromosikan produk, karena produk dibuat dari bahan baku limbah yang sebagian masyarakat masih memandangnya sebelah mata. Resiko lain adalah usaha yang kurang berkembang, akibat semakin ketatnya persaingan usaha dengan produk lain seperti aksesoris dari flannel, rajutan, dan lain sebagainya.  

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan

Iklan pulsa anita

Sponsorship