-->

Proposal Usaha Kedai Mie Sehat “ Healthy Mie”

Proposal Usaha Kedai Mie Sehat “ Healthy Mie”

Proposal Usaha Kedai Mie Sehat “ Healthy Mie”

A. Latar Belakang Masalah

Dewasa ini, kemajuan usaha makanan terutama usaha kedai mie sehat berbahan dasar sayuran dengan tampilan warna-warni yang mengundang selera mulai banyak digeluti. Respon masayarakatpun sangat bagus sehingga bisnis ini menjanjikan dan berprospek tinggi di masa yang akan datang. 

Di Purwokerto, konsumsi masyarakat terhadap mie ayam cenderung tinggi. Terbukti dengan banyaknya penjual mie ayam yang menawarkan sajian dengan berbagai ciri khas masing-masing. Namun kebanyakan dari mereka menjual mie ayam dengan menggunakan MSG (Monosodium glutamat) sebagai bahan penyedapnya sehingga tidak memenuhi syarat kesehatan. Selain itu umumnya mie yang digunakan standar sehingga terkesan biasa saja. Hanya sedikit tempat yang menawarkan kreasi berbeda dari olahan mie tersebut, dan harganya biasanya terlampau mahal. Tetapi dengan kreasi pembuatan mie dengan bahan dasar sayuran yang sehat serta bervitamin, ini akan menarik minat masyarakat Purwokerto untuk mencobanya. Bisnis mie sehat ini sangat prospektif karena meningkatnya tren gaya hidup sehat di masyarakat ditambah dengan sedikitnya kompetitor yang menawarkan konsep “mie sehat”. Dengan masih minimnya suatu kreasi mie seperti ini, maka muncul suatu gagasan untuk membuat proposal ini.
 
B. Perumusan Masalah
Masalah yang dapat dirumuskandalam proposal ini adalah sebagai berikut:
  1. Bagaimana prospek usaha kedai mie ayam sehat di daerah Purwokerto khususnya di sekitar kampus Universitas Jendral Soedirman?
  2. Bagaimana strategi pemasaran yang efektif untuk usaha tersebut?

C. Tujuan
Tujuan yang diharapkan untuk penyusunan dalam proposal ini adalah sebagai berikut:
  1. Untuk menganalisis peluang pasar dari usaha kedai mie ayam sehat.
  2. Menganalisis strategi pemasaran yang efektif.

D. Luaran yang diharapkan
Luaran yang diharapkan dengan adanya penyususnan proposal ini yaitu:
  1. Terciptanya suatu usaha yang menghasilkan profit menjanjikan berupa sajian mie sehat berbahan dasar sayuran yang kreatif dan inovatif.
  2. Adanya produksi makanan yang baik untuk kesehatan masyarakat.
  3. Adanya strategi produksi dan pemasaran kedai mie ayam sehat.

E. Kegunaan 
Kegunaan dari adanya proposal ini diantaranya adalah:
  1.  Menciptakan sebuah peluang bisnis baru dan bisa menguntungkan untuk mahasiswa 
  2.  Meningkatkan perekonomian mahasiswa dan juga menjadi upaya alternatif dalam rangka peningkatkan kesehatan di masyarakat.

F. Gambaran Umum Rencana Usaha
Kami berencana untuk mendirikan sebuah kedai mie ayam sehat yang kami beri nama kedai “ Healthy Mie”. Kami menjual mie ayam dengan menggunakan mie yang berbahan dasar sayuran. Dari segi penampilan mie ini memiliki daya tarik yaitu berwarna hijau, merah, dan oranye. Warna hijau perwujudan dari sayuran sawi, warna merah perwujudan sayuran bit, serta warna oranye perwujudan dari sayuran wortel. Selain itu, kelebihan lain dari produk kami yaitu kami tidak menggunakan MSG sebagai bahan penyedapnya. Kami menawarkan berbagai menu diantaranya mie ayam biasa, mie ayam jamur, mie ayam bakso, dan mie ayam spesial. Konsumen bebas memilih warna mie sesuai dengan selera. Rencana lokasi usaha ini adalah di area dekat kampus Unsoed (Universitas Jenderal Soedirman) Purwokerto. Lokasi ini sangat strategis dimana banyak dilalui oleh masyarakat dan mahasiswa. Harga yang  kami tawarkan cukup terjangkau dengan range harga Rp. 7.000 hingga Rp. 12.000 per porsinya. Target pasar kami adalah semua kalangan masyarakat khususnya masyarakat yang menyukai pola hidup sehat.

a) Peluang Usaha
Bisnis Kuliner di Purwokerto dewasa ini semakin meningkat. Hal ini dikarenakan perilaku masyarakatnya cenderung konsumtif terlihat dari setiap tempat makan banyak yang ramai. Selain itu adanya PTN di Purwokerto mengakibatkan bisnis kuliner disini tidak ada matinya. Salah satu bisnis kuliner yang maju di kota ini adalah bisnis mie. Minat beli masayarakat terhadap makanan yang satu ini sangat tinggi hal ini terlihat dari banyaknya penjual mie ayam yang laris manis di siang hari bahkan malam hari. Mie juga populer dikalangan mahasiswa, mereka sering menghabiskan waktu di kedai burjo hanya untuk makan semangkuk mie. Dari berbagai aneka ragam sajian mie yang ditawarkan di kota ini, yang paling populer adalah mie ayam. Mie yang satu ini sangat cocok dikonsumsi di segala cuaca karena rasanya yang lezat. Namun, dari semua pedagang mie masih jarang yang menawarkan kreasi lain seperti mie sehat warna-warni yang berbahan dasar sayuran. 

b) Persaingan usaha
Usaha kedai “ Healthy Mie” merupakana usaha yang masih jarang di  Purwokerto khususnya di area kampus Unsoed. Walaupun ada usaha sejenis, namun belum terlalu dikenal karena usaha promosi yang kurang efektif serta kurang inovatif. Umumnya mereka hanya menawarkan mie hijau namun masih menggunakan MSG. Dibandingkan mie ayam lainnya , produk ini memiliki keunggulan utama. Keunggulan tersebut adalah disajikan dalam 3 warna dengan ekstrak sayuran serta tidak mengandung MSG dan bahan kimia lainnya. Hal ini yang masih belum diterapkan oleh para pesaing yang ada di Purwokerto khusunya di area kampus Unsoed. Sehingga hal ini dapat menarik minat konsumen untuk membelinya. 

Berikut adalah Analisis TOWS untuk usaha kedai “ Healthy Mie”:
Analisa persaingan ini menggunakan analis TOWS, yaitu :
Treath
  • Kedai Mie Ayam yang sudah terkenal di masyarakat sejak dulu dan kebanyakan dari mereka adalah konsumen yang loyal tersebar banyak di purwokerto.
  • Kondisi alam dan cuaca yang tidak bersahabat dengan petani sayuran  yang menyebabkan stok sayuran langka yang akhirnya menyebabkan harga sayuran mahal. 
  • Munculnya pesaing baru dengan kualitas yang lebih baik yang lebih sesuai dengan selara pasar
  • Krisis ekonomi yang menyebabkan menurunnya daya beli masyarakat

Opportunity
  • Kedai mie sehat dan alami yang masih jarang ditemui di Purwokerto
  • Kebanyakan penjual mie menggunakan MSG
  • Banyaknya kasus mie berformalin dan bakso boraks di masyarakat  yang membuat konsumen khawatir
  • Semakin banyak konsumen yang beralih ke pola hidup sehat

Weakness 
  • Belum mendapatkan suplier sayuran yang murah terutama untuk bit
  • Kurang berpengalaman dalam menjalankan bisnis ini

Strength
  • Mie yang kami hasilkan adalah mie yang berbahan dasar sayuran yang sehat serta bervitamin
  • Olahan mie yang kami sajikan tanpa MSG  dan menggunakan penyedap alami sehingga sangat aman untuk dikonsumsi terutama pada anak-anak
  • Kami menyajikan mie dengan 3 warna yaitu merah, hijau dan oranye yang unik dan menarik
  • Kami mengedepankan kualitas serta cita rasa
  • Design tempat usaha kami berkonsep warna-warni agar dapat menarik perhatian konsumen

G. Metode Pelaksanaan

  Tahapan Kegiatan
Tahapan kegiatan pelaksanaan proposal usaha ini ditunjukkan dalam diagram 

Strategi Usaha 
i) Strategi Promosi 
Promosi untuk kedai “ Healthy Mie”akan dilakukan secara offline dan online. 
Promosi secara offline dapat melalui penyebaran brosur, mengikuti bazar di yang sering diadakan mahasiswa khusunya di Fakultas Ekonomi Unsoed. Promosi secara online dilakukan melalui media jejaring sosial seperti facebook,twitter,serta blogs. Di media online kami aktif berpromosi dengan memberikan tips-tips kesehatan secara update untuk menarik minat konsumen dalam mngenal produk kami.  

ii) Strategi Produksi 
Proses pembuatan mie sehat ini hampir sama dengan mie lainnya. Namun, yang membedakannya adalah kita menambahkan ekstrak sayuran seperti sawi (mie hijau), bit (mie merah), serta wortel (mie oranye). Sayuran ini kita blender hingga halus dan kita masukkan ke masing-masing adonan mie tersebut. Selain itu perbedaan kita yang lainnya adalah pada kuah kaldunya kita tidak menggunakan MSG, kami membuat kuahnya sendiri dengan merebus tulang sapi segar sehingga didapatkan kaldu asli tanpa campuran MSG.selanjutnya pada penyajiannya kita sajikan dengan bahan pelengkap seperi minyak mie, masakan ayam, jamur, bakso, krupuk pangsit ,sayuran,saus, bawang daun, bawang goreng serta jeruk nipis sehingga menggugah selera. 
Proposal Usaha Kedai Mie Sehat “ Healthy Mie”

iii) Strategi pemasaran 
Pemasaran untuk mie di kedai “ Healthy Mie” dengan menyewa tempat yang cukup strategis di dekat kampus Unsoed. Kami menggunakan gerobak yang unik dengan desain menarik dan penuh warna agar konsumen tertarik untuk mengunjunginya. Selain itu pemasaran online menjadi salah satu cara untuk memperkenalkan dan mengembangkan usaha ini. Selain itu kami juga menggunakan strategi Word of Mouth atau pemasaran dari mulut ke mulut. Dalam melayani pelanggan kami memperkenalkan 5 S yaitu senyum, sapa, salam,sopan, santun.  

iv) Analisis Usaha 
Sebelum ke tahap persiapan, kami melakukan analisis terhadap kelayakan usaha. Analisis ini untuk mengetahui apakah usaha ini layak untuk dijalankan atau tidak. Berikut adalah gambaran tentang analisis terhadap aspek kelayanan usaha kedai “ Healthy Mie”  : 

Aspek Keuangan 

a) Biaya Operasional 
(Tabel 1 Rincian Biaya  Bahan Baku dan Perlangkapan ) 

(Tabel 2 Biaya Operasional)


b) Rencana Pendapatan 

(Tabel 3 Data Rencana Prendapatan) 



dalam satu hari mampu menjual seperti tersebut diatas maka penghasilan sbb: 
Dalam satu hari omsetnya adalah Rp 507.500,- 
Dalam 1 bulan maka  kedai “ Healthy Mie” mempunyai omset
= Rp507.500 x 30 = Rp. 15.225.000/bulan 

1) Total Pendapatan Rp. 15.225.000 
2) Pehitungan Laba (Keuntungan Usaha) 

= Total Pendapatan-Total Biaya 
= Rp. 15.225.000- Rp. 11.607.000 
= Rp. 3.618.000 (Laba Bersih perbulan) 
c) Analisis Kelayakan Usaha 
a. Break Even Point 

Jadi sesuai dengan perolehan nilai BEP, kesimpulannya adalah kita berada di posisi yang menguntungkan dan kedai “ Healthy Mie” layak untuk dijalankan karena Pendapatan > BEP (Rp. 15.225.000 > Rp.2.024.892,164) b. Benefit Cost (B/C) Ratio 
  B/C rasio = Laba : Biaya 
  =15.225.000 :  Rp. 11.607.000 
  = 1,31 
Artinya, dari sebanyak Rp. 11.607.000 biaya yang dikeluarkan akan diperoleh hasil usaha 1,31 kali lipat, sehingga usaha “ Healthy Mie” layak untuk dijalankan. 

c. Return of Investment (ROI) 
  ROI = (Laba:Biaya)x 100% 
  =( Rp. 3.618.000: Rp. 11.607.000) 
  =31,2% 
Artinya, dari sebanyak Rp. 11.607.000 biaya yang dikeluarkan akan diperoleh keuntungan 31,2 % untuk pengunaan modal usaha yang efektif. 




DOWNLOAD FILE PROPOSAL (DISINI)



Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan

Iklan pulsa anita

Sponsorship