-->

Sisi Lain Suatu Kesuksesan

Kesuksesan kerap mengelabui. Orang luar mungkin melihatnya seseorang yang sukses menemukan kesempurnaan hidupnya. Namun ternyata, di balik itu mereka mempunyai derita hidup tak terkira yang selama ini tak diketahui orang banyak. Salah satunya dialami Tony Scott, 68 tahun.
Sutradara kelahiran Inggris, 21 Juni 1944, ini merupakan sutradara sukses di Hollywood. Ia berhasil menyutradarai film-film sukses ibarat Top Gun (1986), Beverly Hills Cop II (1987), The Last Boy Scout (1991), True Romance (1993), Crimson Tide (1995), Enemy of the State (1998), Man on Fire (2004), sampai Unstoppable (2010). Ia telah berhubungan dengan sejumlah bintang tenar Hollywood, yang mengatakan betapa luar biasanya ia.
Namun 19 Agustus 2012 kemarin, kabar murung tiba darinya. Lelaki ini naik ke jembatan Vincent Thomas Bridge, Los Angeles, dan meloncat ke dalam air sekitar jam 12.30 siang waktu setempat. Sejumlah orang melihat insiden tragis itu dan segera menelpon 911. Tim SAR dikerahkan untuk menemukan badan lelaki itu yang masuk ke dalam air. Baru sekitar jam 15.00 badan Tony Scott ditemukan.

Polisi menemukan mobilnya terparkir di suatu kawasan di sekitar jembatan dan menemukan sebuah pesan dengan sederet nama dan nomor teleponnya. Dari sanalah mereka dapat menghubuni kerabatnya. Selain itu polisi juga menemukan catatan di kantornya yang isinya masih dirahasiakan.

Tony Scott yakni sutradara Inggris anak dari Elizabeth dan Colonel Francis Percy Scott. Ia mempunyai dua orang abang yang keduanya juga jadi sutradara yaitu Ridley Scott dan Frank Scott. Ia mulai muncul di film dikala berusia 16 tahun melalui film garapan Ridley Scott, Boy and Bicyle. Setelah lulus sekolah seni sesungguhnya ia ingin jadi pelukis. Namun kemudian lebih banyak terlibat dalam penggarapan film-film iklan bersama kakaknya.

Tahun 1975 ia menciptakan film untuk televisi di Prancis. Setelah itu terlibat dalam sejumlah film iklan di Inggris. Namun tahun 1980 bersama Ridley Scott mereka pergi ke Los Angeles untuk mengejar karier sutradaranya. Pada tahun yang sama Frank, meninggal alasannya yakni kanker yang memukul kedua bersaudara itu. Namun itu tak menutup niatnya untuk menetap di Amerika.
Karier di Hollywood sendiri dimulai dua tahun sehabis tiba di Amerika dengan menyutradarai film The Hunger, film wacana vampir. Sukses film tersebut ia didekati produser lain untuk menyutradari Top Gun yang diproduksi pada tahun 1985 dan dibintangi Tom Cruise. Film ini mencatat sukses luar biasa. Film ini menjadi film terlaris tahun 1986 dengan pemasukan sampai US$170 juta. Film ini pula yang mengantarkan Tom Cruise menjadi bintang besar Hollywood. Setelah itu sederet film sukses berhasil ia sutradarai.

Menurut sejumlah kerabatnya, Tony Scott tak punya persoalan pribadi. Ia juga tak punya persoalan keuangan. Namun sejumlah media menangkap raut wajah Tony Scott sekitar bulan Juli 2012 yang tampak menderita. Menurut sejumlah kabar dikala itu ia menderita kanker. Ada yang bilang kanker otak. Tetapi disebutkan juga dalam suatu operasi kankernya sudah dapat diatasi. Akan tetapi ternyata kembali. Diperkirakan hal inilah yang membuatnya depresi.
Namun belum terang apakah persoalan itu yang memutuskannya untuk bunuh diri. Yang pasti, kematiannya mengejutkan Hollywood dan dunia kehilangan salah satu sutradara berbakatnya. Mereka tak menyangka di balik gelimang kesuksesannya, Tony Scott menyimpan penderitaan yang membuatnya mengakiri hidupnya dengan tragis.
 
Sumber dan foto: The Mirror
Sumber : andriewongso.com

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan

Iklan pulsa anita

Sponsorship