-->

Pengusaha Yang Lahir Dari Hobi Memasak


Banyak chef yang menjadi bintang alasannya kemahiran memasaknya yang luar biasa. Namun menyebut Jamie Oliver akan terasa beda. Lelaki kelahiran Essex, Inggris, 27 Mei 1975 ini, tak hanya mempunyai keahlian itu sebagai kelebihannya. Dialah yang melahirkan budaya pop memasak di Inggris dengan gayanya yang urakan khas anak muda, tetapi cerdas, simpel, gampang diikuti, hingga banyak orang terpikat kepadanya. Gaya dan caranya itu telah membuatnya menjadi chef selebriti yang kesohor. Tapi ia menjalaninya dengan apa adanya sehingga statusnya sebagai chef dan selebriti tidak seangkuh yang diperkirakan. Ia bintang yang gampang dijangkau dan sekarang menjadi tumpuan entrepreneur yang tiba dari dunia hiburan.
James Trevor "Jamie" Oliver lahir dari orangtua yang mempunyai pub berjulukan "The Cricketers". Sejak masih bawah umur ia sudah suka memasak. Karena itu ia mahir memasak ketika usianya masih belasan. Mungkin alasannya hobinya ini sekolahnya tak berhasil. Ia keluar dari Sekolah Menengan Atas sebelum menerima ijazah. Namun semangat belajarnya tinggi, terutama di bidang masak-memasak. Karena itu ia lalu mengambil pendidikan masakan di Westminster Kingsway College.
Setelah lulus ia menentukan bekerja di restoran Antonio Carluccio's Neal's Yard, restoran Italia kenamaan di London.Namun tak usang ia pindah ke The River Cafe, di Fulham. Entah apa alasannya. Namun di sinilah ia menemukan talenta lainnya. Suatu kali BBC menciptakan liputan mengenai Christmas at the River Cafe untuk menyambut hari Natal. Tak hanya meliput pengunjung dan tata ruangnya yang apik di kafe tersebut, reporter juga melongok dapur. Saat itu Jamie sedang bertugas. Maka kamera pun menyorot bagaimana seorang anak muda dengan gaya rambut berserakan yang tampak modis menciptakan hidangan masakan Italia dengan cekatan.

Satu hari sehabis tayangan itu, pada tahun 1997, Jamie kebanjiran telepon dari production house yang menciptakan jadwal aktivitas TV. "Saya mendapatkan lima telepon dari PH yang meminta bertemu untuk membicarakan kemungkinan menciptakan jadwal TV. Saya tak percaya," katanya. Dari lima yang melamar, ia mendapatkan anjuran Optomen Television alasannya satu jadwal yang akan diluncurkannya, The Naked Chef. "Ide pembuatan The Naked Chef sangat menarik. Yaitu kita tak perlu mencari bahan-bahan glamor atau peralatan yang lengkap untuk menciptakan masakan lezat. Dengan materi seadanya masakan enak sanggup dibuat," ujarnya. Seperti itulah konsep jadwal aktivitas itu dibuat. "Tapi aku khawatir dengan judulnya, alasannya bisa-bisa dianggap aku memasak sambil telanjang," tuturnya lagi.
The Naked Chef ditayangkan BBC mulai 14 April 1999. Acara itu mengatakan bagaimana Jamie memasak masakan rumah yang enak untuk dihidangkan bersama keluarga atau teman.Meski durasi jadwal hanya 30 menit dan berlangsung sepanjang 6 episode (diputar dua ahad sekali hingga 16 Juni 1999), gaya dan keterampilan Jamie memasak telah memikat banyak pemirsa.Jamie pun jadi buah bibir.

Optomen memutuskan menambah episodenya yang mulai tayang pada tahun berikutnya (2000) selama delapan episode.Saat itu Jamie sudah menjadi bintang. Meski ia tak sreg dengan judulnya, ia sanggup menjalani profesi barunya sebagai chef selebriti dengan sukses.Selama tahun 2000 ia bahkan meraih empat award antara lain Most Stylish Male TV Personality pada ajang Elle Style Awards dan Best TV Cook dari TV Quick Award dari jadwal aktivitas yang diasuhnya. Karena alasan ini, jaringan supermarket Sainsbury Inggris hingga mengontraknya untuk menjadi duta perusahaan itu dengan kontrak mencapai 2 juta pound sterling setahun.

Sejak ketika itu kariernya menjulang sebagai selebriti yang dibesarkan di dapur. Ia tak hanya populer di Inggris tetapi juga di dunia alasannya jadwal aktivitas TV-nya ditayangkan di susukan TV internasional. Selain itu muncul juga program-program sejenis yang ditularkan oleh sukses Jamie mengemas jadwal itu.
Tahun 2002 ia mendirikan restoran yang hanya ia gunakan sebagai daerah berguru memasak bagi cukup umur yang tidak beruntung, menyerupai yang tidak sempat meneruskan sekolah dan tak punya pekerjaan. Menurutnya, ini sebagai bentuk terima kasihnya atas sukses yang ia raih. Namun, itu tak digarap sendiri. Ia bekerja sama dengan Channel 4 yang merekam tahapan pembelajaran yang ia berikan.Dokumentasi itu lalu ditayangkan dalam jadwal bertajuk Jamie's Kitchen. Program ini memperlihatkan nalurinya sebagai pengusaha restoran.

Sekarang menyebut nama 'Jamie Oliver', orang tak hanya akan membayangkan cara memasaknya yang unik, simpel, merakyat, cerdas, gampang dipahami, kadang urakan, dan sebagainya, tetapi mengingat semangat dan kecintaannya pada dunia masak-memasak yang luar biasa. Dengan cintanya itu, ia terangkat dari orang biasa-biasa saja menjadi bintang yang dipuja dunia. Kini Jamie tak hanya seorang chef, tetapi selebriti dan pengusaha tata boga (restoran dan katering) dan industri pendukungnya yang sukses.

Sumber : andriewongso.com  

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan

Iklan pulsa anita

Sponsorship