-->

Strategi Bisnis Musiman Menyambut Lebaran


Memanfaatkan moment lebaran sebagai ajang merintis usaha, ternyata menjadi alternatif sempurna bagi sebagian warga yang ingin mendatangkan untung besar di hari kemenangan. Tidak heran jikalau bermacam-macam jenispeluang perjuangan musiman pun mulai bermunculan meramaikan penjuru nusantara, seiring dengan kemeriahan menyambut datangnya hari lebaran. Nah, tentu Anda tidak ingin melewatkan peluang tersebut bukan?

Untuk membantu para pemula yang tertarik mencoba peruntungannya dengan merintis bisnis lebaran. Pada kesempatan kali ini akan kami informasikan mengenai beberapa strategi bisnis musiman menyambut lebaran yang perlu Anda perhatikan dengan seksama.
  • Pahami kalender belanja menjelang lebaran
Sebelum memutuskan merintis usaha, tentunya Anda harus memahami kalender penerimaan honor dan THR para pekerja. Hal ini sangatlah penting, mengingat para konsumen biasanya mulai belanja sehabis mendapatkan uang honor dan pinjaman hari raya (THR) dari perusahaan daerah mereka bekerja. Jadi, sebisa mungkin tambahkan stok barang sebelum memasuki 2 ahad menjelang lebaran.
  • Lakukan survey pasar untuk mengetahui minat konsumen
Menjelang lebaran, ada beberapa produk yang banyak dicari para konsumen. Misalnya saja menyerupai baju muslim, perlengkapan ibadah (mukena, sarung, sajadah), parcel lebaran, aneka camilan cantik kering, toples kue, serta beberapa produk fashion lainnya yang diburu konsumen untuk mendukung penampilan mereka di moment lebaran. Agar Anda tidak salah dalam memilih produk, sebaiknya lakukan survey pasar untuk mengetahui minat konsumen di sekitar Anda.
  • Mempersiapkan barang dagangan 2 bulan sebelum lebaran
Untuk menghindari kenaikan harga dan langkanya barang dagangan menjelang lebaran, ada baiknya jikalau Anda mempersiapkan stok produk dari jauh-jauh hari. Biasanya para pedagang eceran akan mulai berburu barang dagangan di sentra grosir maksimal 2 bulan sebelum lebaran.Strategi bisnis seperti ini sengaja mereka lakukan untuk mendapatkan harga kulakan yang cenderung lebih murah dan mendapatkan pilihan produk yang masih cukup lengkap. Sebab, terkadang produk-produk unggulan (seperti baju muslim, mukena, parcel, dll) akan sulit dipesan dikala memasuki bulan ramadhan.
  • Melengkapi pilihan produk untuk menjaring banyak konsumen
Memanfaatkan moment lebaran, tidak ada salahnya jikalau Anda melengkapi pilihan produk yang ditawarkan dengan barang-barang gres (up to date) serta menunjukkan rentang harga yang bervariasi, mulai dari yang paling murah, sedang, sampai produk-produk branded dengan harga jual yang cukup mahal. Selain itu, Anda juga sanggup menjaring banyak konsumen dengan melengkapi varian warna dan ukuran untuk setiap jenis produk.
  • Alokasikan budget khusus untuk melengkapi stok barang
Mengingat besarnya undangan di trend lebaran, tidak ada salahnya jikalau Anda mengalokasikan budget khusus untuk melengkapi stok barang yang ditawarkan. Dalam hal ini, Anda sanggup menyesuaikan stok barang dengan kapasitas ruang display yang Anda miliki serta memperhatikan pula banyaknya pesanan yang tiba dari para pelanggan. Ketika kesiapan produk Anda telah terjaga, maka omset besar di trend lebaran pun sanggup masuk ke kantong Anda.
Semoga kelima tips bisnis lebaran yang kami informasikan pada pekan ini sanggup menunjukkan manfaat bagi para pembaca dan menginspirasi seluruh masyarakat Indonesia untuk mendatangkan untung besar di moment lebaran. Maju terus UKM Indonesia dan salam sukses.
Sumber : bisnisukm.com

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan

Iklan pulsa anita

Sponsorship