-->

Motivasi Di Awal Hari


                 

Bagaimana Memulai Pagi?
Setiap pagi sesudah kita gres berdiri tidur, apa yang pertama terlintas di benak kita?
Atau apa yang pertama kali kita lakukan?
Apa yang menjadi kebiasaan setiap orang dalam memulai setiap hari dalam hidup?
Jawabannya niscaya berbeda-beda.


Tahukah kita bahwa perbedaan tanggapan dari setiap pertanyaan di atas yaitu salah satu hal utama yang membedakan kwalitas hidup dari setiap orang.

Jika anda seorang muslim yang taat mungkin salah satu jawabannya yaitu sholat shubuh.
Yang mungkin juga berdoa atau meditasi untuk keyakinan lain.
Itu untuk tanggapan dari pertanyaan kedua.
Bagaimana dengan yang yang pertama 'Apa yang paling pertama terlintas di pikiran anda?'
Saya sangat menyarankan bahwa jawabannya yaitu 'bersyukur'.

Bersyukur yaitu salah satu wujud penerimaan dalam konteks yang baik atas segala apa yang kita terima. Atas yang terjadi dalam pengalaman kita. Mungkin telah terjadi atau sedang terjadi. Namun, kita juga sanggup mensyukuri apa yang kita ekspektasikan akan terjadi. Dan bersyukur pun bukan hanya atas segala hal yang kita kira baik atau hanya yang menyenangkan kita. Namun benar-benar atas segala hal.

Jika tadi malam ponsel kita hilang atau rusak, apakah kita sanggup mencicipi syukur atau apakah kita sanggup berpikir perihal hal-hal yang kita syukuri sebagai hal yang pertama kali kita pikirkan ketika kita berdiri pagi?

Atau sesuatu berjalan tidak sesuai rencana kita, atau kita mempunyai setumpuk utang yang harus dibayar, atau bla, bla, bla.com dsb.

Saat semua terjadi biasanya hal yang pertama kali terlintas di benak kita waktu kita gres berdiri pastilah mengeluh. (Mudah-mudahan anda yang sedang membaca catatan ini tidak demikian  Atau kesal, mungkin juga takut, bete.org atau apalh yang sebangsa dengan mereka.

Mengapa ketika di hari kemarin semua berjalan baik-baik saja kita tidak bersyukur. Berterima kasih. Merasakan anugerah dan berkah. Mengapa kalau semuanya terjadi 'kurang menyenangkan' kemarin, pagi ini kita tidak bisa mencicipi syukur sebagai hal yang pertama kali terlintas di benak?

Mengapa tidak dibalik saja? Kalau semua berjalan oke-oke saja, baik itu koneksi internet yg ok, honor yg dibayar sempurna waktu, atau mungkin listrik yang terus menyala, dll. Kita bisa bersyukur di pagi kita yg indah. Lalu mungkin di ketika kebalikannya kita hanya mencicipi 'biasa'. Bahkan kalau hal-hal yg tampak kurang cantik itu terjadi kita tetap sanggup bersyukur.

Sebagai teladan ketika kita jatuh sakit. Syukurilah sedalam-dalamnya saat-saat kita dalam keadaan sehat bugar. Dan bayangkan serta berterima kasihlah dengan segenap rasa ketika kita sembuh dari sakit ini.

Saat koneksi internet yang lelet bin lamabangetloadingnya terjadi, seharusnya kita bersyukur kemarin koneksi internetnya cepet.tuh, Kapan pun ketika semuanya berjalan biasa,
BERSYUKURlah. Saat semua relatif 'kurang oke' BIASA ajalah. Malahan, kalau kita bisa tetaplah bersyukur selalu.

Pikirkan betapa baiknya ketika semuanya kembali membaik. Ok?

Jadi...., rasakanlah syukur yang mendalam sedini kita berdiri pagi setiap harinya. Pikirkanlah hanya hal-hal yang baik. Dan jadikan sebagai kebiasaan. Mungkin tidak gampang untuk yang tidak terbiasa. So...., BIASAKANlah.

Mulailah hari dengan syukur dan doa.

Oleh :Teddy Amry
Motivasi Inspirasi Informasi
Sumber : ceritadanwarta.com
ba9 o n �X� ij '> 
Sehingga, kata orang bijak, kita jangan berlama-lama berdiam diri, otak kita menjadi tumpul. Juga jangan kelamaan menganggur, ilmunya akan hilang, serta kelamaan tak olah raga, tubuh keburu sakit, kelamaan merenung, malah akan menambah stres. Karena itu, sebaiknya, kita mulai berenang, supaya kita sanggup menyelami dalamnya lautan. Mulai Bekerja sambil belajar, supaya kita berpengalaman dan berkembang. Dan menggali terus, siapa tahu dibalik cangkulan terakhir itu ada emas, mengamalkan ilmu walaupun satu ayat, sehingga bisa membawa kehidupan yang lebih baik dan bermakna.

Banyak orang tak berhasil sebab berhenti ditengah jalan, ketika mengerjakan sesuatu. Misalnya, pedagang bubur berhenti sebab tak laku, begitu juga pedagang bakso berhenti berdagang sebab tak besar lengan berkuasa menghadapi persaingan. Dokter lupa praktek, sebab jadi politikus, dan bisa saja seorang insinyur pertanian, akan lupa bertani, ketika lebih banyak bekerja dibelakang meja, yang jarang berafiliasi dengan petani.

Banyak lagi, di masyarakat yang mempunyai keahlian tapi tak berguna, dan hidupnya terlunta-lunta, menanti belas kasihan orang lain, sebab ia tak pernah mengimplementasikan ilmu. Padahal kalau ia mengamalkan, walaupun itu sedikit, niscaya akan menghasilkan. Misalnya, bisa mencangkul, atau menggali saja kalau diamalkan akan menghasilkan uang, terlihat kuli gali banyak bekerja pada proyek-proyek pembangunan jalan. Demikian juga kalau seseorang mampunya, hanya menggoes sepeda, ya bisa menjalankan ilmu itu, sedangkan yang mampunya berdagang, sebaiknya berdaganglah, apalagi mempunyai keahlian dibidang perbaikan mesin, perbengkelan mobil, perbaikan kulkas atau barang-barang elektronik, tinggal mau mengamalkan, niscaya menghasilkan. Juga bagi keahlian lain, perlu mengamalkan ilmu biar berhasil. Bila mereka membisu saja, ilmu yang dimiliki akan menjadi lembam dan hilang.

Untuk itu biar tidak lembam, ketika pekerjaan sedang berjalan, sebaiknya kita berusaha tak pelu berhenti dulu, tetapi perbaiki kekurangan kita, sebab bisa saja selangkah lagi maju.

Dan ketika anda berhenti juga, ini pertanda anda masih tak sabaran dalam berusaha, belum konsisten, dalam melaksanakan sesuatu pekerjaan, yaitu berhenti sebelum mendapat hasil. Akhirnya sering terjadi, yang menikmati hasil, orang yang menggantikan. Sementara kita sendiri sering gigit jari,

Umumnya perusahaan yang tahan banting, biasanya mengalami kemajuan, sebab perusahaan tersebut telah mengalami banyak sekali perjalanan pahit, telah makan asam garam, penuh lika-liku pengalaman. Apalagi perusahaan itu ditangani oleh orang yang cekatan, dan mempunyai tekad untuk maju.

Banyak perusahaan yang tadinya kecil, jadi perusahaan raksasa, teladan perusahan Toyota, awalnya perusahaan penghasil kendaraan truk dengan body dan mesinnya masih kasar, tetapi kini merupakan perusahaan ternama yang dipandang dunia. Bisa mengalahkan mobil-modil buatan Eropah. Begitu juga kita sering melihat usaha-usaha di sekitar kita, misalnya, pembuatan kaos, pembuatan spanduk, kursus, perjuangan sekolahan, semula kawasan usahanya mengontrak, sebab ditekuni, kawasan bisa bermetamorfosis milik sendiri.

Sehingga kalau begitu, biar tak lembam serta bisa mendatangkan kemajuan, sebaiknya kita perlu bergerak terus dan pantang mengalah dalam berjuang dan bekerja, kalau nda begitu, keberhasilan akan jadi milik orang lain.

Oleh: Gagan Gartika
Sumber : ceritadanwarta.com

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan

Iklan pulsa anita

Sponsorship