5 Tips Jitu Usaha Makaroni Supaya Ramai Pembeli

5 Tips Jitu Usaha Makaroni Supaya Ramai Pembeli

Tips Usaha Makaroni Supaya Ramai Pembeli

Peluang usaha makaroni di Tanah Air sedang sangat bagus dalam beberapa tahun terakhir karena camilan gurih renyah ini mulai naik daun dan diperkirakan akan terus berkembang dari waktu ke waktu.

Namun di sisi lain, jumlah bisnis makaroni yang sudah sangat banyak membuat para pemula di bidang ini tidak akan mudah. Tapi jangan patah semangat dulu, karena selalu ada cara dan bahkan sejumlah tips jitu agar produk yang sama tetap bisa ramai di pasaran meskipun tingkat persaingannya cukup tinggi.

Tips Bisnis Makaroni

Memiliki banyak pelanggan adalah adalah dambaan semua pengusaha kuliner. Pemilik bisnis makaroni yang sudah ada sejak lama pasti sudah familiar dan tahu bagaimana cara yang tepat untuk mengelola bisnis agar tetap ramai pembeli.

Nah, pengusaha baru harus mampu bersaing dalam meningkatkan penjualan agar tidak cepat gulung tikar. Angka penjualan sendiri ditentukan oleh kenaikan jumlah pembeli dari hari ke hari, dan untuk melakukannya diperlukan strategi seperti berikut ini:

  1. Kemasan Kekinian

Jika diperhatikan, saat ini ada puluhan bahkan mungkin ratusan merk makaroni tapi semuanya hampir terlihat sama karena konsep kemasan yang biasa dan serupa.

Nah, salah satu tips ampuh untuk menarik perhatian target pasar pada produk baru meskipun pesaingnya banyak adalah menghadirkan kemasan yang unik.

Memiliki konsep yang berbeda seperti ini akan membuat suatu merk langsung mendapat kesan pertama yang bagus di mata pelanggan potensial.

Selain itu, kemasan unik juga akan cepat viral di media sosial. Kaum milenial pastinya lebih suka hal-hal yang viral, bukan? Menjadi viral juga dapat mengurangi biaya untuk promosi lho. Inspirasi dari kemasan makaroni unik bisa dengan mudah didapat dari internet. Sebagai contoh:

  • Makaroni bisa dikemas dalam toples plastik kecil yang bentuknya unik daripada dikemas plastik.
  • Jika tetap memilih plastik karena pertimbangan anggaran misal, maka bisa menggunakan standing pouch warna hitam daripada plastik transparan biasa.
  • Makaroni juga bisa dikemas dengan kertas kemas atau dalam wadah berbentuk tabung yang bagian luarnya dilapisi kertas.
  1. Usaha Makaroni dengan Merk Unik

Nama / merk makaroni yang tidak pasaran juga akan lebih menarik target pasar. Jika belum memiliki ide untuk memilih merk, maka bisa membuka Google dan ribuan inspirasinya bisa ditemukan di sana. Saat memilih nama untuk merk, pastikan untuk memperhatikan beberapa hal berikut:

Gunakan nama yang singkat agar mudah diingat. Apple, Uber, Starbucks, dan Disney adalah beberapa nama merek ikonik yang sederhana namun menarik karena mudah diingat jika dibanding The Antidisestablishmentarianism Co.

  • Hindari menggunakan nama orang sebagai merk usaha, selain karena sangat pasaran, merk dengan nama orang juga termasuk tidak fleksibel untuk target pasar karena merknya berfokus pada satu nama.
  • Nama merk harus mudah dibaca oleh semua kalangan.
  • Pikirkan nama yang fleksibel, jadi jika nantinya ingin menambah atau berganti produk, nama merk tetap cocok dengan produk baru.
  1. Cita Rasa Lezat

Cita rasa adalah faktor lain yang bisa membuat suatu produk ramai atau sepi peminat. Jika kemasan luar sudah unik dan rasa makaroni ternyata lezat, maka pelanggan potensial akan puas dan berubah menjadi pelanggan tetap.

Umumnya, pelanggan yang puas dengan suatu produk akan merekomendasikan produk yang sama kepada teman-teman dan kenalannya tanpa diminta. Hal ini disebut dengan juga dengan WOM (Word-of-mouth) alias pemasaran dari mulut ke mulut.

  1. Berbagai Rasa dan Ukuran

Meskipun target pasar usaha makaroni cukup luas, tapi jangan lupa bahwa setiap orang memiliki selera rasa yang berbeda. Oleh karena itu, jangkau lebih banyak pelanggan potensial dengan menghadirkan aneka rasa makaroni seperti:

  • Bumbu balado
  • Makaroni keju
  • Makaroni pedas manis
  • Pedas level 5, level 10, level 15, dst.
  • Rasa barbeque
  • Sapi lada hitam
  • Sapi panggang
  • Pedas daun jeruk
  • Jagung bakar
  • Keju
  • Rumput laut

Hal yang sama juga berlaku untuk ukuran kemasan. Ada orang yang lebih suka membeli camilan berukuran jumbo, tapi ada yang lebih tertarik dengan kemasan kecil karena mudah dibawa. Buatlah kemasan fleksibel sehingga pelanggan tidak akan berpindah langgan karena ukuran yang dicari tidak ada di tempat kita.

  1. Strategi Pemasaran Menarik

Jangan langsung merasa puas setelah merk makaroni mulai dikenal dan jumlah penjualan perdana tampak tinggi. Sebaliknya, pikirkan ide lain yang bisa membuat pelanggan tetap tidak akan berpindah tempat dan buat target potensial menjadi pelanggan.

Salah satu contohnya adalah dengan melibatkan target pasar dan pelanggan melalui pemasaran yang menarik seperti:

  • Potongan harga untuk pembelian jumlah banyak misal di atas 10 bungkus.
  • Gratis 1 bungkus untuk pembelian minimal 10 bungkus.
  • Gratis ongkir untuk pembelian di atas Rp 35.000.
  • Harga spesial di tanggal tertentu misal tanggal 1 bulan 1, tanggal 2 bulan 2, dst.
  • Adakan kuis online dengan syarat dan ketentuan khusus untuk mendapat 1 bungkus besar atau dua bungkus kecil secara gratis.

Jika tertarik untuk memulai bisnis kuliner sendiri namun dengan modal tidak banyak, tidak ada salahnya untuk mencoba usaha makaroni, dan untuk menarik banyak pembeli agar pendapatan bisa tinggi bisa menerapkan lima tips di atas.

Leave a Reply

Your email address will not be published.