Usaha Kripik Singkong Kelebihan Kendala & Solusi Teknik Pemasaran

Usaha Kripik Singkong: Kelebihan, Kendala & Solusi, Teknik Pemasaran

Peluang Usaha Kripik Singkong

Usaha kripik singkong tak hanya ramai di pedesaan tapi juga di berbagai kota besar Indonesia mulai dari Surabaya dan Jogja hingga Jakarta. Singkong sendiri termasuk salah satu hasil pertanian paling melimpah di negeri ini, sehingga tidak heran lagi jika hidangan berbahan singkong ada banyak sekali.

Kripik singkong adalah yang paling populer karena lebih tahan lama dan mudah dibawa jika dibanding dengan camilan berbahan singkong lainnya. Meski terlihat sederhana, namun camilan ini termasuk long lasting dan mampu mengikuti perkembangan zaman. Usaha camilan ini juga bersifat sama.

Kelebihan Bisnis Kripik Singkong

Peluang bisnis kripik singkong termasuk luas karena jumlah peminatnya yang tinggi dan datang dari berbagai kalangan. Meskipun singkong sendiri identik dengan daerah pedesaan dan masyarakat menengah ke bawah, namun kaum milenial di perkotaan juga banyak yang menyukainya.

Dengan kata lain, produk ini tidak akan susah untuk dipasarkan dan kemungkinan untuk tidak laku atau bahkan gulung tikar hampir tidak mungkin (kecuali si pemilik tidak menjalankan usahanya dengan benar). Sejumlah kelebihan berikut juga menjadi alasan lain mengapa bisnis ini layak dipertimbangkan:

  • Bisa dimulai dengan modal kecil, sehingga cocok untuk para pemula yang belum berani berinvestasi banyak pada modal dan mengambil resiko tinggi.
  • Bahan utama dan tambahan sangat melimpah dan tersedia di banyak tempat alias mudah didapat, dan dengan harga yang juga termasuk tidak mahal.
  • Secara keseluruhan, proses pembuatan kripik singkong tidak sulit untuk dipelajari (tidak membutuhkan skill khusus seperti membuat kue atau hidangan rumit lainnya).
  • Skala usaha kecil bahkan bisa dijalankan hanya dari rumah dan dengan peralatan yang sudah ada di dapur, jadi tidak perlu menyewa / membeli ruko dan sejenisnya.
  • Target pasar kripik singkong sangat luas mulai dari anak sekolah dan mahasiswa hingga pegawai kantor, para pecinta camilan, dan masyarakat umum lainnya.

Kendala & Solusi dari Usaha Kripik Singkong

Hadir dengan sederet kelebihan seperti di atas bukan berarti usaha ini tidak memiliki kendala / kelemahan sama sekali. Sama seperti berbagai jenis bisnis lainnya, mencoba bisnis kripik singkong juga memiliki tantangan tersendiri seperti berikut ini:

  1. Persaingan Ketat

Target pasar yang luas dan kepopuleran dari kripik singkong tadi seperti sebuah pisau bermata dua, yang di satu sisi menguntungkan karena kripik singkong akan lebih mudah untuk dipasarkan namun jika tidak kreatif dan inovatif, usaha ini akan kalah saing dengan ratusan usaha lainnya.

Tapi jangan khawatir, persaingan ketat dalam dunia bisnis adalah hal yang biasa, dan salah satu solusi terbaik agar usaha kripik ini tetap bisa bersaing di pasaran adalah dengan menghadirkan varian rasa yang berbeda seperti:

  • Rasa original
  • Bumbu rujak
  • Balado
  • Pedas manis
  • Pedas berbagai level
  • Sambal matah
  • Sapi panggang
  • Cabe ijo
  • Rumput laut
  • Keju
  • Barbeque

Varian rasa yang unik seperti di atas akan membuat pelanggan tidak mudah bosan dengan produk kita. Selain itu, pastikan juga untuk selalu menjaga mutu dan kualitas. Jika dua hal ini terjaga secara konsisten, pelanggan tidak akan mudah berpindah langganan meskipun ada banyak produk serupa yang lebih murah.

  1. Paham Cara Memilih Bahan Baku

Kunci dari mutu dan kualitas kripik singkong yang bagus adalah bahan baku. Singkong memang bisa dengan mudah dibeli dari berbagai tempat, tapi sebagai pengusaha, kita harus tahu bahan baku yang berkualitas itu seperti apa. Beberapa karakteristik singkong yang bagus adalah:

  • Singkong berukuran gemuk.
  • Bagian dalam singkong berwarna putih bersih seluruhnya.
  • Bagian ujung tidak keras dan tidak berwarna kecoklatan / kehitaman.
  • Jangan pernah membeli singkong yang ada warna keunguan atau kebiruan, karena mengandung sianida.
  • Kulit singkong lapisan kedua berwarna kemerahan cerah.
  • Tekstur singkong padat tapi tidak keras.
  • Hindari memilih singkong yang memiliki bekas sayatan di bagian luar.

Teknik Pemasaran Usaha Kripik Singkong

Kripik singkong termasuk fleksibel dalam hal pemasaran karena tidak berpatok pada satu jenis pemasaran saja. Sebagai contoh, berikut adalah beberapa cara untuk memasarkan kripik singkong:

  • Jual Online

Pada era digital seperti sekarang, internet memang merupakan cara terbaik untuk mempopulerkan berbagai hal terutama usaha kuliner. Ada dua jenis pemasaran online yang bisa dicoba, yaitu lewat media sosial seperti Facebook, TikTok, dan Instagram, atau lewat marketplace seperti Shopee, Tokopedia, dsb.

  • Sistem Konsinyasi

Bahasa lebih sederhana dari sistem ini adalah menitipkan produk ke tempat lain seperti warung-warung terdekat, kantin sekolah, toko oleh-oleh, minimarket, dan sejumlah tempat lain yang memungkinkan. Keuntungan yang didapat pemilik tempat adalah mendapat persenan dari setiap produk yang terjual.

  • Direct Selling

Direct selling alias istilah untuk menyebut penjualan langsung kepada pelanggan potensial. Penjualan ini bisa dilakukan di rumah, menawarkan kepada tetangga / teman / saudara, ikut bazar atau event, di dekat tempat wisata, datangi satu-satu ke target pasar yang ada di alun-alun kota misal, dan banyak lagi.

Gunakan wajan, kompor, pisau, dan peralatan lain yang sudah ada di rumah untuk memulai usaha kripik singkong kecil-kecilan, Tapi jika ingin hasil irisan bagus, disarankan membeli alat pemotong kripik yang harga termurahnya Rp 24.000. Jangan lupa juga untuk menggunakan plastik kemas yang menarik.

Leave a Reply

Your email address will not be published.