6 Alasan Usaha Kacang Goreng Bawang Layak Dicoba

6 Alasan Usaha Kacang Goreng Bawang Layak Dicoba

6 Alasan Usaha Kacang Goreng Bawang Layak Dicoba

Usaha kacang goreng adalah pilihan tepat untuk para pemula yang membutuhkan ide usaha minim resiko, modal awal tidak besar, dan prospeknya cukup menjanjikan. Kacang goreng sendiri termasuk camilan paling laris di pasaran karena target pasarnya yang luas tidak terbatas pada daerah / lokasi / kota tertentu.

Disebut juga dengan kacang bawang goreng, camilan ini berbahan utama kacang tanah yang sudah dikupas kulitnya lalu dimasak dengan cara digoreng bersama dengan irisan bawang putih dan saat masih hangat/panas diberi taburan garam.

Mengapa Harus Kacang Bawang Goreng?

Bagi para pengusaha yang sudah senior dan berpengalaman, bisnis kacang goreng mungkin tidak begitu menggiurkan. Namun untuk para pemula, kacang goreng adalah salah satu produk yang tepat untuk dijadikan penghasil cuan karena sejumlah alasan berikut:

  1. Bahan Utama Mudah Didapat

Tidak susah untuk menemukan toko atau pemasok kacang tanah, bahkan para petani kacang tanah juga ada dimana-mana, dan informasi mengenai hal ini bisa dengan mudah dicari di internet. Namun sebelum membeli, pastikan untuk memahami dulu ciri-ciri kacang tanah yang bagus seperti berikut:

  • Jika membeli kacang yang sudah dikupas kulitnya, pastikan permukaan kacang tidak berlubang alias utuh. Biji yang tidak utuh menandakan bahwa kacang tersebut adalah stok lama, yang tentu saja kualitasnya sudah menurun sehingga rasanya juga kurang enak.
  • Ciri lain dari kacang tanah yang sudah disimpan terlalu lama adalah kacang tanah berbubuk dan / atau berkutu, yang kadang juga berbau tengik.
  • Kacang tanah yang bagus memiliki permukaan yang mulus dan utuh serta kulitnya tidak kisut. Kulit arinya juga masih mulus.
  • Sedangkan untuk kacang tanah yang belum dikupas, pilihlah yang kulit luarnya utuh dan berwarna cerah (tidak ada bercak hitam / jamur di bagian kulit).
  1. Proses Pengolahan Sangat Mudah

Jika memilih bisnis roti, maka sang pemilik harus memiliki skill yang bagus untuk membuat roti yang enak, namun mengolah kacang tanah menjadi kacang bawang goreng tidak harus memiliki kemampuan dan pengetahuan khusus.

Kacang yang sudah dikupas hanya perlu dicuci bersih, direndam dalam air hangat agar kulit ari mudah dibersihkan, lalu kacang direndam dalam bumbu dan selanjutnya digoreng.

Informasi dari langkah-langkah mengolahnya sudah tersedia di internet di berbagai situs. Secara keseluruhan, proses pengolahanya cukup mudah dan cepat. Sehingga usaha kacang goreng itu tidak sulit.

  1. Tinggi Peminat

Hampir setiap orang sudah mengenal camilan yang satu ini, dan penggemarnya sangat banyak mulai dari kalangan biasa hingga kaum milenial dan menengah ke atas.

Karena peminatnya banyak, maka berjualan kacang goreng akan lebih cepat laris jika dibanding camilan jenis lain. Dengan kata lain, pemilik usaha kacang goreng pemula tidak perlu khawatir akan sepi pembeli apalagi sampai gulung tikar.

  1. Mudah Dijual

Ada berbagai cara untuk memasarkan kacang goreng, mulai dari menjual sendiri secara online (baik lewat media sosial ataupun membuat toko online di e-commerce), menitipkan ke sejumlah warung makan atau toko kecil di sekitar rumah, hingga menjadi pemasok di restoran atau kafe.

  1. Minim Peralatan

Tidak seperti usaha berjualan kue yang mengharuskan para pemiliknya untuk membeli sederet peralatan yang harganya juga tidak murah mulai dari loyang berbagai ukuran hingga oven, usaha kacang bawang goreng termasuk jauh lebih minim modal karena tidak banyak peralatan yang harus dibeli.

Beberapa peralatan yang dibutuhkan seperti di bawah ini kemungkinan besar bahkan sudah ada di rumah:

  • Kompor gas dan tabung LPG.
  • Wajan, spatula, dan serok.
  • Nampan atau wadah besar lain.
  • Baskom untuk merendam kacang sebelum digoreng.
  • Pisau untuk memotong bawang dan sejumlah bumbu lain.
  • Penghalus bumbu (bisa cobek atau blender bumbu).

Selain daftar di atas, ada peralatan lain yang harus dibeli karena biasanya tidak dimiliki oleh setiap orang, yaitu alat pengemas / press plastik dan plastik untuk membungkus kacang. Alat press bisa juga tidak dibeli jika plastik kemasan berupa plastik klip / zipper double / double seal.

Opsi kedua lebih disarankan agar modal awal yang dikeluarkan tidak terlalu besar. Namun pastikan untuk memilih plastik klip yang berkualitas dan food grade agar kacang goreng tidak mudah melempem.

Harganya sendiri sangat bervariatif tergantung ukuran, ketebalan, dan kualitas, tapi untuk versi standar sekitar 1.500 per lembar.

  1. Bahan Baku Tidak Banyak

Modal peralatan bisa disiasati dengan menggunakan alat-alat yang sudah ada di rumah tadi, namun untuk bahan baku tetap harus dibeli tapi jangan khawatir karena harga bahan-bahannya termasuk murah. Berikut daftarnya:

Bahan Perkiraan Harga
Kacang tanah kupas 1 kg Rp 45.000
Minyak goreng 1 liter Rp 18.000
Bawang putih 15 siung Rp 10.000
Penyedap rasa, garam, dan bumbu lain Rp 35.000
Biaya tambahan lain Rp 30.000
Total bahan baku per hari Rp 138.000
Total bahan baku dalam sebulan (Rp 138.000 x 30 hari) Rp 4.140.000

Berdasarkan gambaran di atas, maka total modal untuk memulai usaha kacang goreng adalah total bahan baku dalam sebulan + plastik kemas. Jika plastik kemas yang dibeli sebanyak 100 lembar, maka Rp 1.500 x 100 lembar= Rp 150.000. Jadi, total bahan + plastik kemas= Rp 4.290.000 (Rp 4.140.000+ Rp 150.000).

Leave a Reply

Your email address will not be published.