Yuk Cari Tahu Apa Saja Sih Hak dan Kewajiban Konsumen

Yuk Cari Tahu Apa Saja Sih Hak dan Kewajiban Konsumen

Yuk Cari Tahu Apa Saja Sih Hak dan Kewajiban Konsumen

Kegiatan jual beli akan selalu ada selama peradaban manusia berlangsung. Beberapa istilah yang paling sering didengar adalah penjual, pembeli, pelanggan dan konsumen. Apa sih pengertian lengkapnya? Kira-kira ada berapa jenis ya? dan apa saja hak dan kewajiban konsumen? Untuk menemukan jawabannya silahkan simak bacaan di bawah ini dari awal hingga akhir.

Pengertian dan Jenis Konsumen

Mungkin istilah konsumen tidak asing lagi ditelinga, sayangnya tidak semua orang mengetahui pengertian lengkapnya. Berdasarkan undang-undang nomor 8 tahun 1999 pasal 1 ayat 2 yang berbicara tentang perlindungan konsumen menjelaskan bahwa konsumen adalah semua pihak yang bisa menggunakan barang dan jasa yang ada di masyarakat.

Penggunaan tersebut bisa untuk kepentingan pribadi, orang lain, golongan maupun dijual kembali. Istilah lainnya adalah konsumen merupakan pengguna akhir dari sebuah barang atau jasa. Namun apabila untuk dijual kembali maka lebih dikenal dengan sebutan distributor atau pengecer.

Awal kata konsumen adalah consumer, artinya seseorang  yang mengkonsumsi atau menggunakan barang atau jasa. Nah konsumen ini terbagi menjadi 2 jenis, yaitu:

  1. Konsumen Perorangan (Personal Consumer)

Jenis pertama adalah konsumen perorangan yaitu seseorang yang membeli atau menggunakan suatu produk baik jasa ataupun barang untuk dirinya sendiri. Konsumen perorangan ini lebih dikenal dengan sebutan end user.

  1. Konsumen Organisasi (Organizational Consumer)

Jenis kedua adalah konsumen organisasi yang membeli atau menggunakan sebuah produk jasa atau barang untuk kepentingan operasional sebuah organisasi. Contoh sederhananya adalah perusahaan yang membeli seperangkat komputer kepada penjual agar kegiatan sehari-harinya dapat berjalan dengan lancar.

Jadi itu dia pengertian konsumen berdasarkan undang-undang beserta jenisnya yang harus dipahami. Sekarang, apa sih hak dan kewajiban konsumen? Bukankah berjalan sebagaimana mestinya? Kenapa harus ada hak dan kewajiban? Mari simak kelanjutannya!

Hak dan Kewajiban Konsumen yang Perlu Diketahui  

Setiap konsumen memilik hak dan kewajiban yang ditetapkan dalam undang-undang. Semuanya harud dipenuhi tanpa adanya perilaku diskriminatif.. Nah untuk lebih jelasnya, simak beberapa poin di bawah ini ya!

  1. Hak Konsumen

Berbicara tentang hak dan kewajiban konsumen artinya harus paham betul apa sih yang harus dilakukan dan apa yang bisa didapatkan. Berikut ini adalah hak-hak yang dimiliki oleh konsumen:

  • Konsumen Berhak atas Kenyamanan, Keamanan, Keselamatan

Setiap konsumen atau pembeli berhak memperoleh 3K yaitu kenyamanan, keamanan dan keselamatan. Maksudnya kenyamanan, konsumen berhak untuk tidak merasa terganggu terhadap barang dan jasa yang dibelinya, keamanan yaitu barang dan jasa tidak membahayakan dan keselamatan, tidak menimbulkan tindak kejahatan lainnya.

  • Konsumen Memiliki Hak atas Pilihannya

Setiap orang pasti ingin memilih dan membeli yang terbaik. Tak heran jika konsumen memilih produk atau jasa yang terbaik dan sebanding dengan nilai tukar dan jaminan yang diberikannya kepada penjual.

  • Konsumen Berhak untuk Mendapatkan Informasi yang Benar, Jelas dan Jujur

Dunia promosi atau periklanan semakin hari semakin kreatif. Namun banyak yang memberikan informasi tidak benar, tidak jelas dan berbohong terhadap barang atau jasa yang dijualnya.

Nah hak seorang konsumen adalah mendapatkan informasi yang sebenar-benarnya, tidak bohong dan tidak menimbulkan multitafsir terkait bagaimana kondisi dan jaminan barang maupun jasa. Sampai sini apakah bisa dipahami?

  • Konsumen Berhak untuk Didengar Pendapatnya

Seorang penjual yang baik pasti akan mendengarkan segala aspirasi yang dilontarkan oleh konsumen. Pun begitu, konsumen juga berhak didengar pendapatnya serta keluhannya terkait dengan penggunaan barang dan jasa.

Perselisihan konflik yang terjadi antara penjual dan konsumen biasanya juga dilihat dari detail kasus. Dalam artian, penjual juga tidak sepenuhnya merespon semua keluhan konsumen apabila masalahnya ada pada diri konsumen dan barang atau jasa sudah menjadi tanggung jawabnya secara penuh. .

  • Konsumen Berhak untuk Mendapatkan Advokasi

Seperti yang sudah disinggung pada pembahasan sebelumnya, bahwa tidak jarang antara penjual dan konsumen mengalami konflik. Berdasarkan peraturan yang berlaku di Indonesia, konsumen berhak untuk mendapatkan advokasi, upaya penyelesaian masalah dan mendapatkan perlindungan.

Jadi konsumen tetap bisa mengajukan tuntutan apabila ia ditipu atau merasa dicurangi oleh penjual. Syaratnya, barang atau jasa yang diperjual belikan bukan terlarang ya.

  • Konsumen Berhak Mendapatkan Pembinaan atau Pendidikan

Setiap barang atau jasa yang diperjual belikan, ada yang memiliki aturan khusus tentang cara pemakaian, peliharaan dan lain sebagainya. Konsumen berhak untuk mendapatkan pembinaan serta pendidikan yang cukup agar ia bisa mengoperasikan yang dibelinya dengan lancar tanpa ada hambatan.

  • Konsumen berhak Mendapatkan Pelayanan yang Baik

Ini adalah kesalahan yang paling sering terjadi. Penjual atau karyawan sebuah toko tidak memberikan pelayanan yang baik kepada konsumen serta cenderung menggerutu, menghujat dan memarahinya.

Hal tersebut tidak dibenarkan karena hak seorang konsumen adalah mendapatkan pelayanan yang baik, perlakuan jujur dan tidak diskriminatif.

  • Konsumen Berhak Mendapatkan Kompensasi, Ganti Rugi atau Penggantian

Sebagai seorang konsumen yang merasa bahwa barang atau jasa yang diterima tidak sesuai, padahal transaksi sudah dilakukan secara benar, maka berhak untuk mendapatkan ganti rugi, penggantian barang atau jasa dan kompensasi.

Masih banyak lagi hak yang lainnya yang dimiliki oleh konsumen,. Lalu apa saja kewajiban yang harus dilaksanakan?

  1. Kewajiban Konsumen

Hak di atas hanya bisa didapatkan ketika kewajiban sudah terpenuhi. Apa saja sih kewajiban seorang konsumen?

  • Wajib Membaca Serta Mengikuti Segala Petunjuk

Hak dan kewajiban konsumen memang perlu dipahami dengan baik, khususnya yang berkaitan dengan petunjuk atau informasi. Seorang konsumen berkewajiban untuk taat dan patuh terhadap petunjuk atau informasi apapun yang diberikan.

Contohnya adalah membeli mie instan, maka harus mengikuti tata cara memasak yang benar. Pun dengan jasa, ada prosedur pemesanan, penyelesaian masalah, pembayaran dan masih banyak lagi yang lainnya.

  • Konsumen Harus Memiliki Itikad Baik

Ketika melakukan transaksi, konsumen berkewajiban untuk memiliki itikad atau perilaku yang baik. Tujuannya agar terjadi kesepakatan yang menguntungkan antara kedua belah pihak, sehingga meminimalisir konflik yang terjadi.

Setiap yang dibeli harus dibayar. Oleh karena itu, menjadi konsumen harus berhati-hati, diharapkan meneliti dulu sebelum membelinya.

  • Konsumen Wajib Membayar Pembelian Barang Sesuai Kesepakatan

Dalam Islam ada yang namanya ijab qabul dalam transaksi. Umumnya adalah perkataan baik penjual atau konsumen yang berisi kesepakatan harga yang dibayarkan dan konsumen wajib membayarnya. Apabila tidak sesuai, maka persoalan ini bisa berujung ke ranah hukum.

  • Konsumen Wajib Mengikuti Segala Upaya Penyelesaian Hukum

Di Indonesia tak jarang ada perselisihan antara penjual dan konsumen. Namun yang wajib dilakukan adalah konsumen mengikuti segala upaya hukum sengketa atau permasalahan yang terjadi.

Kesimpulannya, konsumen adalah perorangan atau organisasi pengguna akhir dari sebuah barang atau jasa. Konsumen memiliki beberapa hak dan kewajiban. Hak tersebut diantaranya adalah mendapatkan perlindungan, kompensasi, pelayanan yang baik dan lainnya.

Kewajibannya adalah tunduk dan patuh terhadap aturan, memiliki itikad baik saat melakukan transaksi dan melaksanakan sesuai dengan kesepakatan. Pahami dengan baik hak dan kewajiban konsumen di atas ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published.