Cara Budidaya Anggur di Pot agar Berhasil

Cara Budidaya Anggur di Pot agar Berhasil

Cara Budidaya Anggur di Pot agar Berhasil

Tabulampot atau tanaman buah dalam pot cukup oleh banyak orang khususnya di kawasan perkotaan atau yang rumahnya sangat sempit. Bahkan budidaya anggur di pot juga bisa dilakukan dan menghasilkan untung yang berlipat-lipat. Kenapa prosedur ini banyak dikembangkan hingga sekarang.

Membicarakan budidaya anggur dengan cara menanam bunga di pot ternyata cukup tricky. Kenapa? Karena membutuhkan perawatan yang baik dan juga pemilihan bibit yang tepat di awal kenal namanya. Bisa berjalan dengan baik maka anggur bisa tumbuh maksimal. Bahkan panennya bisa lebih banyak dari menanam langsung di tanah.

Cara Budidaya Anggur di Pot

Anggur bisa dibudidayakan di dalam pot asalkan sudah memenuhi berbagai kriteria. Apabila tidak memenuhi kriteria maka tanaman anggur tidak akan bisa tumbuh dengan maksimal bahkan tidak mau berbuah. Untuk itu gunakan langkah di bawah ini

1. Memahami Syarat Hidup Anggur

Anggur memiliki beberapa syarat hidup harus dipenuhi agar bisa dengan baik mulai dari daun batang hingga akhirnya mampu berbuah. Berikut beberapa syarat hidup yang harus dipenuhi oleh tanaman anggur.

  • Anggur suka sekali tumbuh di tempat yang memiliki iklim cukup panas dengan suhu sekitar 25-31 derajat C.
  • Setiap tahun harus terkena sinar matahari secara langsung ataupun tidak langsung dengan kelembaban sekitar 40-60%.
  • Selanjutnya anggur bisa hidup pada ketinggian mulai dari 0 mdpl sampai 800 mpdl.
  • Apabila memiliki ketinggian yang lebih besar biasanya akan mempengaruhi pertumbuhan dan juga perkembangan dari.
  • Dari sejak berbunga hingga akhirnya bisa dipanen biasanya membutuhkan waktu sekitar 90-110 hari.

2. Memilih Bibit yang Tepat

Tahapan Cara Budidaya anggur di pot adalah pemilihan bibit. Pemilihan bibit biasanya disesuaikan dengan tempat menanam dan juga keinginan dari petani. Ada yang menggunakan bibit dari biji dan ada juga yang menggunakan stek batang. Ada juga yang menggunakan sistem operasi untuk menghasilkan bibit yang lebih. Berikut beberapa cara memilih bibit yang tepat.

  • Bibit dari biji

Bibit dari biji biasanya disemai dan menunggu agak lebih besar sebelum pindah. Sayangnya bibi dari biji memiliki beberapa kekurangan salah satunya adalah sifat asli dari indukan belum tentu menurun kedalam anakan yang ini.

Dalam banyak sekali penyemaian biasa saja ada beberapa yang memiliki gen resesif dan juga ada juga yang memiliki gen dominan. Jika yang muncul dominan maka sifatnya bisa saja sama dengan induk.

  • Bibit dari stek sambung

Biasanya penanaman dengan menggunakan stek batang ini cenderung lebih berhasil. Apabila dilakukan dengan baik berhasil hanya berada pada kisaran 80%. Kenapa banyak sekali petani yang lebih sering menggunakan stek batang ini ketimbang menggunakan biji.

Batang yang digunakan untuk dijadikan bibit biasanya batang dari tanaman anggur yang sudah selesai fase berbuah. Tanaman Ini dipotong dengan panjang kurang lebih 25 cm dan memiliki tunas. Selanjutnya bisa langsung diaplikasikan kedalam media agar tunas ini terus tumbuh dan akhirnya muncul akar.

  • Bibit dari okulasi

Cara ini dilakukan dengan memberikan mata tunas dari donor ke batang yang nantinya akan digunakan sebagai bibit. Batang yang digunakan biasanya memiliki spesifikasi yang sangat kuat sehingga cocok sekali untuk ditanam. Sementara pendonor memiliki tunas yang nantinya bisa menghasilkan buah dalam jumlah banyak.

Kombinasi ini akan menghasilkan tanaman yang kuat dan menghasilkan banyak buah. Kenapa bibit dengan ovulasi juga banyak digunakan khususnya untuk anggur dengan kualitas premium.

3. Menyemai Bibit Anggur

Proses Cara Budidaya anggur di pot setelah mendapatkan bibit adalah melakukan proses penyemaian. Proses ini dilakukan dengan merendam Batang dari anggota yang nantinya akan dijadikan bibit dengan cairan nutrisi. Biasanya cairan ini akan memberikan ketahanan terhadap jamur sehingga tidak mudah busuk.

Selain itu juga terdapat enzim atau hormon yang bisa merangsang pertumbuhan akar dan juga daun. Setelah itu bisa langsung dimasukkan ke dalam tanah dan menunggu selama beberapa saat hingga akhirnya muncul akar dan juga tunas dengan ukuran yang cukup besar dan memiliki beberapa daun.

Apabila sudah ada pada tahap ini maka bikin sudah siap untuk dipindahkan ke wadah atau media tanam. Proses paling sulit dari penanaman anggur biasanya pada fase ini karena bisa saja barang yang digunakan tidak bisa tumbuh daun dan akar sehingga membutuhkan waktu yang cukup lama.

4. Menyiapkan Media Tanam

Media tanaman yang digunakan harus memiliki unsur hara yang cukup tinggi dan merupakan campuran dari tanah dan juga sedikit pasir agar tidak terlalu padat. Itulah kenapa sering sekali media tanam menggunakan sekam bakar yang tidak terlalu padat sehingga memudahkan akar untuk berkembang.

Selanjutnya pemilihan pot juga harus memiliki ukuran yang besar karena akar dari anggur akan sangat panjang. Selain itu ada yang besar juga akan menyimpan cukup banyak cadangan nutrisi yang akan membuat anggur menjadi tumbuh dengan maksimal.

Media tanam juga harus gembur juga air. Itulah kenapa biasanya pembuatan media tanam ini ini selalu dicampur dengan air terlebih dahulu. Selanjutnya untuk meningkatkan unsur hara bisa diberi pemupukan dan penanaman secara rutin.

5. Memindah ke Wadah Pot

Setelah memiliki batang yang kuat dan jumlah daun yang banyak. Pemindahan tanaman anggur bisa dilakukan. Pemindahan ini akan membuat anggur menjadi cepat tumbuh karena mendapatkan nutrisi dari media tanam yang sudah disiapkan sebelumnya.

Pemindahan ini disarankan untuk dilakukan pada pagi atau sore hari untuk menghindari kerusakan pada akar. Apalagi pada cuaca yang panas bisa saja agar menjadi kering dan akhirnya bisa mempengaruhi pertumbuhan dari tanaman anggur itu sendiri.

6. Perawatan dan Pemupukan

Cara Budidaya anggur di pot yang juga penting adalah perawatannya. Perawatan anggur bisa dilakukan dengan melakukan proses pemupukan secara rutin untuk menjaga unsur hara yang ada pada media tanam. Selain itu jika anggur memiliki banyak cabang biasanya akan dipotong dan mempertahankan beberapa cabang utama.

Selain itu jika daunnya terlalu banyak juga akan sedikit dipangkas. Hal ini dilakukan untuk merangsang pertumbuhan bakal bunga yang nantinya akan menjadi biji. Apabila sudah waktunya biasanya akan ada penyemprotan cairan nutrisi yang akan merangsang pertumbuhan bunga.

Terakhir adalah dengan melakukan penyemprotan untuk menghindari banyak sekali hama. Apalagi sudah ada buah anggur dalam jumlah banyak biasanya akan mengundang lalat atau hewan lain yang menyebabkan sebagian besar anggur menjadi rusak.

7. Panen Anggur

Panen anggur biasanya dilakukan setelah 100 hari khasiat tanaman berbunga. Selain itu juga perhatikan warna dari anggur apakah sudah benar-benar matang atau tidak. Selain itu tunggu juga suruh anggur yang ada di dalam tandan matang semuanya atau sudah sebagian besar.

Biasanya tidak semua tandan anggur akan dipertahankan hingga matang. Beberapa yang terlihat tidak baik akan dipangkas untuk memaksimalkan nutrisi pada beberapa tanda sehingga anggur bisa memiliki ukuran besar dan rasanya manis.

Cara Budidaya anggur di pot atau menanam anggur secara berkelompok ternyata tidak sesulit yang dibayangkan. Meski membutuhkan perawatan yang cukup maksimal, ternyata masih bisa dilakukan oleh mereka bahkan yang masih pemula sekalipun.

Apabila sudah berkembang dengan baik, agar bisa dimanfaatkan untuk berbagai keperluan. Selain dipakai untuk komoditas dan bisa langsung dijual. Buah anggur juga bisa dikonsumsi sendiri atau menjadi bentuk lain seperti jus atau dikeringkan menjadi semacam kismis.

Leave a Reply

Your email address will not be published.