Penting! Ini Dia Cara Membuat SIUP dan NIB

Penting! Ini Dia Cara Membuat SIUP dan NIB

Dokumen SIUP berfungsi sebagai bukti bahwa sebuah perusahaan sudah legal, sedangkan NIB adalah nomor para pelaku usaha dalam menjalankan segala kegiatan usahanya sesuai bidangnya masing-masing. Dua dokumen ini keberadaannya sangat penting, oleh karena itu harus paham bagaimana cara membuat SIUP dan NIB.

Cara Membuat SIUP dan NIB

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi memang memberikan jaminan kemudahan bagi masyarakat sekarang ini, salah satunya adalah pengurusan dokumen SIUP. Para pelaku usaha tidak perlu repot-repot lagi datang ke kantor dinas terkait karena sudah ada OSS.

OSS adalah Online Single Submission yang  digunakan oleh para pelaku usaha untuk mengurus dokumen SIUP dan NIB secara online sekaligus mendaftarkan NIB. Berikut ini adalah cara mendapatkannya bagi beberapa jenis pelaku usaha:

  1. Pelaku Usaha Perseorangan

Perlu diketahui bahwa di dalam OSS pelaku usaha dibagi menjadi dua. Pertama adalah pelaku usaha perseorangan dan non perseorangan atau kelompok. Masing-masing memiliki persyaratan dokumen yang berbeda.

Langkah pertama yang harus dilakukan oleh pelaku usaha perseorangan adalah membuat akun dengan cara mengakses situs website OSS. Pada tahap ini, akan diminta NIK dan melakukan verifikasi melalui email.

Setelah proses tersebut dilakukan, maka pelaku usaha perseorangan akan mendapatkan username dan password untuk login di situs OSS. Selanjutnya bisa mengisi beberapa data di bawah ini:

  • Nama dan NIK.
  • NPWP pelaku usaha perseorangan.
  • Alamat dan tempat tinggal.
  • Rencana permintaan kepabeanan, fasilitas fiskal dan lain sebagainya.
  • Bidang usaha yang dijalani.
  • Rencana alokasi tenaga kerja.
  • Lokasi penanaman modal.
  • Rencana jumlah penanaman modal.
  • Nomor kontak kegiatan atau usaha yang dijalankan.

Cara membuat SIUP dan NIB untuk usaha perseorangan, memang terbilang cukup mudah. Sebaliknya, untuk non perseorangan, tahapan yang dilakukan cukup kompleks.

  1. Pelaku Usaha Non Perseorangan

Seperti yang sudah dijelaskan pada pembahasan di atas, bahwasanya pelaku usaha non perseorangan juga berhak mengurus SIUP dan mendatarkan NIB pada sebuah sistem yaitu OSS. Langkah pertamanya sama dengan pelaku usaha perseorangan yaitu mendaftarkan akun, konfirmasi email dan mendapatkan username serta password.

Pembedanya adalah pelaku usaha non perseorangan harus mengupload beberapa dokumen yang dibutuhkan, yaitu:

  • Akta Pendirian

Sebelum mengurus SIUP atau NIB, terlebih dahulu harus mengurus dan membuka akta pendirian usaha yang didirikan sesuai dengan jenisnya, entah itu Firma, PT, CV, koperasi atau yang lainnya.

Status akta pendirian terbilang cukup penting karena juga digunakan sebagai salah satu syarat utama pengurusan NPWP.

  • Melengkapi Data Perusahaan

Berdasarkan peraturan pemerintah yang berlaku di Indonesia, pelaku usaha non perseorangan jika ingin membuat NIB dan SIUP, maka harus memenuhi data di bawah ini secara lengkap:

  1. Nama atau nomor akta pendirian.
  2. NIK Direktur Utama atau penanggung jawab perusahaan.
  3. Bidang usaha yang digeluti.
  4. NPWP pelaku usaha non perseorangan yang berlaku.
  5. Jenis penanaman modal.
  6. Negara asal modal ditanamkan, karena dalam hal ini terdapat kasus penanaman modal asing.
  7. Rencana permintaan fasilitas kepabeanan, perpajakan dan lainnya.
  8. Lokasi modal ditanamkan.
  9. Nomor kontak badan usaha yang didaftarkan.
  10. Rencana jumlah penanaman modal.

Apabila semua data dan persyaratan sudah lengkap sesuai dengan permintaan sistem OSS, maka secara otomatis NIB akan diterbitkan sebagai bukti bahwa usaha resmi terdaftar. Lalu bagaimana dengan SIUP?

Sebenarnya pengurusan SIUP satu alur dengan pendaftaran NIB, karena ketika pelaku usaha mengisi beberapa kolom pertanyaan dan melengkapi persyaratan yang diminta, maka secara otomatis izin komersial atau operasional juga diisi.

Satu hal yang perlu diingat bahwa pelaku usaha harus mengklik menu “simpan data” atau “simpan dan lanjutkan”. Kemudian pergi ke data usaha dan klik menu “proses NIB”, ikuti langkahnya hingga selesai dan jika berhasil maka klik “NIB” untuk menerbitkannya.

Sebelum di simpan data maka pengajuan baik SIUP atau NIB tidak akan berhasil. Jadi memang membutuhkan kesabaran dan ketelitian ya.

Apabila sudah beres semuanya dan dinilai data yang ada di OSS sudah lengkap, maka pelaku usaha mendapatkan NIB, SIUP dan izin komersial atau operasional. Bagaimana cara membuat SIUP dan NIB melalui online sangat mudah bukan?

Manfaat SIUP dan NIB bagi Para Pelaku Usaha

Setelah memahami bagaimana cara membuat SIUP dan NIB melalui sistem online, maka selanjutnya adalah mengetahui apa saja sih manfaatnya? Kenapa pelaku usaha baik perseorangan maupun non perseorangan harus repot mengurusnya? Oke, ini dia manfaatnya:

  1. Usaha akan Mendapatkan Perlindungan Hukum

Negara Indonesia merupakan negara hukum yang mana semua ada aturan yang harus dilaksanakan, termasuk dalam bidang ekonomi. Apabila memiliki SIUP dan NIB maka usaha yang dijalankan akan mendapatkan perlindungan hukum, seperti terhindar dari penertiban liar.

Belakangan ini banyak terjadi penertiban liar karena dianggap menggunakan tanah milik negara yang seharusnya difungsikan sebagai ruang terbuka hijau. Perusahaan yang tidak memiliki SIUP akan digusur.

Selain itu jika terjadi sengketa, maka memudahkan pengadilan dalam memutuskan yang terbaik karena ada SIUP sebagai pegangan legalitas. Sampai sini bisa dipahami kan?

  1. Memudahkan Pelaku Usaha dalam Meminjam Modal

Ketika pelaku usaha sudah memiliki NIB dan SIUP maka semakin memudahkan dirinya dalam memperoleh pinjaman modal baik dari koperasi maupun bank. Selain itu juga berkesempatan dan berhak dalam mengikuti tender dan lelang.

Oleh karena itu, mengurus NIB dan SIUP memang tidak ada ruginya karena semakin membuka peluang besar agar usaha bisa berkembang sesuai dengan keinginan.

  1. Akses Ekspor Impor

Kebijakan yang berlaku di Indonesia adalah perusahaan ekspor impor harus memiliki NIB dan SIUP, jika tidak maka tidak boleh beroperasi. Selain itu, usaha juga dianggap gelap dan kemungkinan terkena sangsi lebih besar.

  1. Usaha Memiliki Kredibilitas

Zaman sekarang, orang atau pihak lain yang ingin menjalin kerjasama akan melihat kredibilitasnya. Salah satu dokumen yang bisa membuktikan adalah NIB dan SIUP karena menandai bahwa perusahaan tersebut memang resmi dan diakui oleh pemerintah.

Jadi konsumen atau pihak lain yang ingin bekerjasama menjadi lebih percaya dan dampak jauhnya bisa meningkatkan keuntungan.

Kesimpulannya, cara membuat SIUP dan NIB sekarang semakin mudah karena pelaku usaha tidak harus datang langsung ke kantor dinas terkait melainkan melalui situs yang dinamakan OSS. Pelaku usaha baik perseorangan maupun non perseorangan hanya tinggal mengisi informasi dengan benar dan mengupload dokumen yang diminta.

Pastinya terjadi perbedaan antara pelaku usaha perseorangan dan non perseorangan. Manfaat yang didapatkan ketika sudah berhasil mendapatkan NIB dan SIUP adalah legalitas perusahaan diakui, mendapatkan perlindungan hukum, berpeluang mendapatkan pinjaman modal, akses impor ekspor, memiliki kredibilitas dan masih banyak lagi yang lainnya.

Jadi pahami beberapa cara membuat SIUP dan NIB di atas dan mulai persiapkan dokumennya dari sekarang. Jadikan perusahaan menjadi legal agar semua akses terbuka lebar dan mendapatkan keuntungan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *