Simak Ini Dia 8 Jenis Pinjaman Modal Usaha, Pebisnis Wajib Tahu!

Simak Ini Dia 8 Jenis Pinjaman Modal Usaha, Pebisnis Wajib Tahu!

Simak Ini Dia 8 Jenis Pinjaman Modal Usaha, Pebisnis Wajib Tahu!

Mendirikan sebuah bisnis atau usaha memang tidak semudah yang dibayangkan. Apalagi jika kekurangan modal usaha. Namun jangan khawatir, karena bacaan di bawah ini akan memberikan informasi terkait jenis pinjaman modal usaha yang wajib diketahui oleh pebisnis.

8 Jenis Pinjaman Modal Usaha yang Bermanfaat Bagi Pebisnis

Perlu diketahui bahwasanya pinjaman modal usaha terdiri dari beberapa jenis yang disesuaikan dengan kebutuhan para perintis. Berikut ini bisa dijadikan referensi sebelum memutuskan mana yang terbaik:

  1. Kredit Tanpa Agunan (KTA)

KTA merupakan salah satu pinjaman untuk modal usaha tanpa ada beban jaminan berupa aset surat berharga, rumah, kendaraan, tanah dan lainnya. Hal ini tentu sesuai dengan namanya, yaitu tanpa agunan.

KTA memang cukup terkenal dikalangan pebisnis karena selain tanpa agunan, bunga yang ditawarkan juga kurang dari satu persen loh. Pada umumnya kreditur akan memberikan pinjaman dana dengan maksimal Rp. 300.000.000 apabila semua syarat dan ketentuan sudah terpenuhi dengan baik.

Masing-masing bank memberikan persyaratan yang berbeda. Jadi diharapkan untuk mengetahui seluruh informasinya terlebih dahulu sebelum meminjam. Terkait jangka waktunya (tenor) mencapai 5 tahun.

Berdasarkan informasi dan survey yang telah dilakukan, ada beberapa dokumen yang umum untuk dibawa yaitu NPWP, KTP, SIUP, kartu kredit dan rekening koran. Proses akan lebih mudah jika ternyata peminjam tidak ada nilai buruk dari Bank Indonesia.

  1. Kredit Usaha Rakyat (KUR)

Selain KTA, jenis pinjaman untuk modal usaha yang cukup terkenal selanjutnya adalah KUR yaitu Kredit Usaha Rakyat yang sengaja direncanakan oleh pemerintah untuk membantu para pengusaha kecil dan menengah.

KUR dibagi menjadi beberapa sektor, diantaranya adalah pertanian, kelautan, perikanan, kehutanan, jasa keuangan dan perindustrian. Pemerintah bekerjasama dengan beberapa BUMN seperti Bank BTN, BRI, BNI, Mandiri dan lainnya agar program ini meraih kesuksesan.

Terkait pinjaman yang ditawarkan program KUR ini mencapai angka Rp. 500.000.000 dengan bunga yang terbilang cukup rendah yaitu hanya 0,58% per bulannya dengan tenor selama kurang lebih 6 tahun.

Nah untuk dokumen yang dibutuhkan adalah KTP, akta pendirian usaha, SIUP, proposal, neraca perusahaan dan masih banyak lagi yang lainnya. Sekali lagi, masing-masing bank memiliki kebijakan tersendiri, namun secara sekilas persyaratan KUR lebih banyak dibandingkan KTA.

  1. Kredit Investasi

Jenis pinjaman modal usaha yang kedua adalah kredit investasi yang sengaja difokuskan untuk berbagai keperluan usaha. Contohnya adalah penambahan pabrik proyek baru, pengadaan barang dan jasa, tanah dan bangunan.

Pelunasan jenis kredit investasi mengambil hasil usaha yang baru saja diberikan modal dengan besaran dana tunai yang berbeda antara satu bank dengan lainnya. Maksimal adalah 15 miliar dengan jangka waktu 15 tahun, wah jumlahnya cukup banyak bukan?

Bunga yang dikenakan kira-kira di bawah 10% per tahunnya. Apabila berminat untuk mengajukan kredit investasi ini maka harus mempersiapkan beberapa dokumen seperti KTP, SIUP, NPWP, rekening tabungan dan akta pendirian perusahaan.

  1. Kredit Modal Kerja (KMK)

Kredit Modal Kerja (KMK) ini diberikan agar para pengembang atau pebisnis menjadikan usahanya lebih besar. Kelebihannya, jenis pinjaman ini tidak memerlukan syarat khusus yang harus dimiliki, hanya saja perusahaan sudah memiliki izin  dan beroperasi minimal 1 tahun.

KKM bisa dibilang jenis pinjaman jangka pendek karena bisa dilunasi dalam jangka waktu satu tahun saja. Nilai pencairannya yaitu maksimal 70% dari total kebutuhan jaminan usaha dan modal kerja.

Selain itu pinjaman juga bisa ditarik beberapa kali selama tidak melebihi batas jumlah yang ditentukan. Beberapa dokumen yang disiapkan untuk pengajuan adalah KK, KTP, keterangan penghasilan, buku tabungan, bukti tanggungan dan masih banyak lagi yang lainnya.

  1. Pinjaman untuk Modal Usaha Ventura

Ventura mungkins udah tidak asing lagi di kalangan pebisnis atau pengusaha yaitu pinjaman dalam bentuk investasi yang mana kreditur memberikan pembiayaan yang berupa penyertaan modal. Namun harus ada syarat perjanjian kerja yang dibuat dalam jangka waktu tertentu.

Konsep dasar yang dipegang oleh kredit jenis ini hampir sama dengan saham. Hanya saja perbedaannya terletak pada sumbernya (perusahaan ventura). Kekurangannya adalah termasuk investasi dengan resiko yang tinggi, namun jika berhasil maka imbalannya juga tinggi.

Kenapa demikian? investor akan memberikan pinjaman pada bisnis dengan resiko tinggi dan kurang memenuhi syarat standarisasi perusahaan terbuka yang berhak menerima modal pinjaman dari bank.

Modal ventura dibagi menjadi beberapa jenis yaitu equality financing, semi equality financing dan lainnya. Dokumen yang dipersiapkan hampir sama yaitu SIUP, akta pendirian usaha, NPWP, neraca perusahaan, rekening koran dan lainnya yang disyaratkan.

  1. Kredit Multiguna (KMG)

Pinjaman modal usaha selanjutnya adalah kredit multiguna yang disingkat menjadi KMG, yaitu salah satu produk perbankan yang bisa memberikan fasilitas pinjaman dengan wajib memberikan jaminan atau agunan.

Produk yang satu ini sedikit berbeda dengan beberapa jenis pinjaman yang sudah disebutkan di atas. KMG mengharuskan peminjam memberikan sejumlah aset kepada kreditur yang pada nantinya menentukan besaran dana tunai yang diterima.

Prinsipnya semakin besar aset yang diberikan maka semakin besar pula pinjaman yang akan didapatkan. Bahkan pada beberapa kesempatan, bank mampu memberikan pinjaman sebesar 5 milyar dengan jangka waktu lebih dari 10 tahun.

Kekurangannya, bunga yang diberikan cukup tinggi dan tergantung bagaimana kondisi pasar. Ketika kondisinya baik maka hanya ada di angka 10%, namun jika buruk maka bunga melebihi 15%. Dokumen yang harus dipersiapkan hampir sama dengan yang lainnya kok. .

  1. Kredit Online

Kredit online menjadi trending beberapa waktu belakangan ini. Pinjaman jenis ini merupakan fasilitas yang diberikan oleh penyedia jasa keuangan secara online, atau yang lebih dikenal dengan nama fintech.

Data yang dirilis oleh OJK bahwasanya jumlah penyedia jenis pinjaman kredit online ini mencapai angka 100.940 di tahun 2017 dengan dana yang sudah dikelucurkan sebanyak kurang lebih 2,56 triliun.

Peluang dalam mendapatkan pinjaman secara online ini cukup besar, fleksibel dengan syarat yang tidak memberatkan. Beberapa dokumen yang harus disiapkan adalah NPWP, KK, KTP dan slip gaji. Terkait besarannya sangat beragam, tergantung kebutuhan para peminjam.

  1. Pinjaman dari Kerabat

Terakhir adalah alternatif yang paling mudah namun sedikit kemungkinan berhasilnya. Terkadang tidak memerlukan jaminan khusus atau lainnya, hanya saja kerabat perlu tahu apakah memang benar usaha yang dijalankan ada, jangan-jangan hanya fiktif saja.

Para peminjam bisa mengantisipasi konflik dengan cara menyepakati aturan pinjaman dengan jelas, lengkap dengan tanda tangan dan materai. Hal ini penting untuk dilakukan agar tidak timbul masalah atau perselisihan di kemudian hari.

Kesimpulannya pada pengusaha atau pebisnis berkesempatan memperoleh modal dalam jumlah besar dengan memilih salah satu jenis kredit yang sudah disebutkan di atas.

Pinjaman modal usaha tersebut memerlukan persyaratan khusus yang berbeda antara satu kreditur dengan lainnya. Jadi harus benar-benar dipersiapkan dengan baik agar berhasil dan usaha semakin berkembang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *