Penasaran Tentang Program Banpres Produktif untuk Usaha Mikro Simak Penjelasannya Disini

Penasaran Tentang Program Banpres Produktif untuk Usaha Mikro? Simak Penjelasannya Disini

Penasaran Tentang Program Banpres Produktif untuk Usaha Mikro? Simak Penjelasannya Disini

Pandemi Covid 19 memang belum berakhir baik di Indonesia dan belahan dunia yang lain. Hal ini tentu membawa dampak negatif bagi para pengusaha mikro. Oleh karena itu pemerintah membuat program banpres produktif untuk usaha mikro.

Pengertian Program Banpres Produktif untuk Usaha Mikro (Bantuan UMKM)

Program banpres produktif merupakan bantuan dari pemerintah untuk UMKM dengan memberikan dana sebesar 1,2 juta setiap jenis usaha. Program ini sekaligus menjadi komitmen pemerintah dalam mendorong sektor UMKM agar tetap berjalan walaupun di masa pandemi ini.

Program ini pertama kali dicetuskan pada tahun 2020 dan berlanjut hingga sekarang. Para pendaftar yang berhasil lolos berkesempatan untuk mendaftar kembali di tahun 2021 dengan harapan usaha yang dijalankannya bisa berkelanjutan.

Nantinya bantuan tersebut bisa dijadikan untuk penambah modal, keperluan promosi atau yang lainnya. Sayangnya, masih banyak masyarakat yang belum paham program ini sehingga mendaftar dengan usaha palsu milik teman, saudara atau yang lainnya, sehingga perlu adanya kontrol lebih lanjut dari pemerintah agar bantuan yang diberikan tidak sia-sia dan tepat sasaran.

Syarat Mendapatkan Bantuan UMKM

Program banpres produktif usaha mikro ini t8dak serta merta dapat begitu saja. Perlu adanya syarat yang harus dipenuhi, yaitu sebagai berikut:

1. Pendaftar Merupakan WNI

Pertama yang harus dipenuhi adalah pendaftar memiliki kewarganegaraan Indonesia, bukan asing atau yang lainnya. Hal ini dikarenakan program dibentuk oleh pemerintah menggunakan anggaran negara, jadi harus benar-benar tepat sasaran dan tidak boleh ada yang menikmatinya selain rakyat Indonesia.

2. Memiliki Usaha Mikro, Kecil atau Menengah

Nah syarat kedua yang harus dipenuhi adalah pendaftar harus memiliki usaha baik itu berskala kecil, mikro atau menengah, dibuktikan dengan NIK yang sudah tercantum jenis pekerjaannya.

3. Bukan Prajurit TNI, Polri, ASN dan Pekerjaan yang Tidak Diperbolehkan Lainnya

Ini adalah syarat yang paling wajib untuk dipenuhi yaitu pendaftar tidak boleh berprofesi sebagai TNI, ASN, Polri, Pegawai BUMN, maupun BUMD. Hal ini dikarenakan beberapa profesi tersebut sudah mendapatkan jaminan gaji dan tunjangan yang secara rutin diberikan oleh pemerintah.

Jadi tidak ada tambahan lainnya, termasuk jika ia mendaftar program banpres ini. Data NIK akan mendeteksi semuanya, sampai sini tentunya sudah paham kan?

4. Tidak Sedang Mendapatkan Kredit dari Bank

Kredit Usaha Rakyat atau KUR adalah program dari bank untuk memberikan pinjaman modal kepada siapapun yang ingin membuka usaha. Oleh karena itu, apabila seorang pengusaha sudah mendapatkan bantuan KUR maka ia tidak layak mendapatkan bantuan banpres UMKM ini.

Mengingat bahwasanya pengusaha yang mendapatkan KUR akan menyisihkan pendapatannya untuk membayar kepada bank, sedangkan program pemerintah tidaklah demikian. Pemerintah ingin jika dana yang diberikan tidak berputar ke pihak lain lagi dan bisa dijadikan untuk modal tambahan si pengusaha UMKM.

5. Alamat pada KTP

Syarat yang terakhir agar bisa mendaftar program banpres produktif untuk usaha mikro ini harus memiliki alamat usaha yang sama dengan yang tertera di KTP. Apabila berbeda, maka bisa meminta surat keterangan usaha yang diterbitkan oleh kelurahan.

Selain beberapa syarat yang harus dipenuhi di atas, pendaftar juga mempersiapkan NIK, alamat domisili, bidang usaha apa yang ingin diusulkan untuk mendapatkan bantuan dan nomor telepon. Bagaimana sudahkah siap untuk mendaftar program ini?

Bagaimana Cara Mendaftar Banpres Produktif Usaha Mikro?

Ketika sudah memahami dokumen apa saja yang harus dipersiapkan, maka selanjutnya adalah mengikuti cara mendaftarnya dengan runtut agar berhasil, yaitu:

  1. Mempersiapkan semua dokumen yang dibutuhkan sesuai dengan pemaparan di atas. Mungkin akan ada penambahan lainnya, tergantung formulir yang diberikan oleh dinas terkait.
  2. Mendatangi Dinas Koperasi dan UMKM sesuai dengan daerah tempat tinggal dengan membawa semua persyaratan yang diminta.
  3. Mengajukan bantuan dan menyerahkan dokumen yang diminta kepada petugas yang sedang berjaga.
  4. Dinas Koperasi dan UMKM akan melakukan tahap pengecekan dokumen dan melakukan verifikasi, apakah data memang sudah benar atau ada yang salah dan tidak beres. Apabila syarat yang diminta belum lengkap, maka pendaftar akan diminta untuk melengkapinya.
  5. Apabila berkas sudah lengkap dan sesuai maka petugas akan melakukan penginputan data atau pendaftaran bahwa seorang pengusaha berstatus sebagai calon penerima bantuan program banpres produktif untuk usaha mikro.
  6. Menunggu jadwal pengumuman. Nantinya orang yang berhak menerima bantuan ini akan dihubungi melalui SMS. Jadi usahakan agar nomor telepon yang didaftarkan tetap aktif ya.

Jadi itu dia beberapa langkah untuk mendaftar program banpres untuk para pengusaha mikro. Lakukan dengan baik, benar dan runtut agar berhasil mendapatkan dana dari pemerintah.

Bagaimana Cara Mengecek Apakah Pengajuan Diterima atau Tidak?

Cara mengecek apakah termasuk kandidat penerima program banpres produktif untuk usaha mikro bisa dilakukan dengan beberapa cara, diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Melalui Situs Banpres BPUM

Pertama melalui situs resmi banpres BPUM di alamat banpresbpum.id. Dilanjutkan dengan memasukkan NIK, mengklik ikon cari dan menunggu hingga proses pengambilan data selesai. Pendaftar akan melihat siapa saja yang lolos program ini.

2. Melalui E-Form BRI

Cara pengecekan yang kedua bisa melalui e-form BRI. Pertama yang harus dilakukan adalah membuka situs e-form BRI, kemudian login menggunakan NIK, memasukkan kode verifikasi dan mengkil “inquiry”. Apabila loading sudah selesai, maka daftar penerima bantuan sudah bisa dilihat.

Bagaimana Cara Mencairkan Banpres BPUM

Apabila sudah dilakukan pengecekan, kemudian hasilnya lolos sebagai penerima bantuan BPUM, maka yang harus dilakukan adalah:

  1. Calon penerima akan dihubungi melalui SMS, whatsapp atau panggilan telepon. Namun harap berhati-hati jika mengatasnamakan pemerintah dan diminta untuk mentransfer sejumlah uang.
  2. Mendatangi kantor lembaga penyalur terdekat dengan membawa beberapa dokumen yang dibutuhkan saat pendaftaran dengan tambahan NIB, SKU dan KK.
  3. Apabila sudah sampai di lembaga penyalur resmi, maka calon penerima akan dimintai tanda tangan pada lembar pertanggungjawaban penerima bantuan UMKM.
  4. Pihak penyalur akan memberikan nomor rekening yang sudah didaftarkan dan didalamnya berisi nominal yang sudah ditentukan oleh pemerintah.
  5. Dana sudah masuk ke rekening dan bisa segera difungsikan untuk keperluan usaha.

Jadi itu dia beberapa penjelasan tentang BPUM, yaitu program pemerintah dengan memberikan suntikan dana pada pelaku UMKM agar usahanya tetap beroperasi, sehingga walaupun di masa pandemi Indonesia tidak mengalami kerugian ekonomi yang cukup banyak.

Pendaftar BPUM ini perlu memenuhi beberapa syarat tertentu seperti NIK, SKU, berkedudukan sebagai WNI, memiliki usaha dan masih banyak lagi yang lainnya. Pendaftaran dilakukan di Dinas UMKM setempat dan akan dilakukan verifikasi data.

Apabila lolos, calon penerima bantuan program banpres produktif untuk usaha mikro akan dihubungi melalui SMS dan diharapkan datang ke lembaga penyalur untuk mengambil kartu rekening yang didalamnya sudah berisi sejumlah dana yang ditentukan yaitu Rp. 1.200.000.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *