Macam-Macam Komponen Perencanaan Usaha Bisnis

Macam-Macam Komponen Perencanaan Usaha / Bisnis

Macam-Macam Komponen Perencanaan Usaha / Bisnis

Saat memulai suatu bisnis, hal pertama yang harus dilakukan adalah membuat rencana bisnis yang matang. Rencana bisnis ini dilakukan untuk meminimalisir kerugian ketika bisnis berjalan. Untuk membuat rencana bisnis, pelaku usaha harus mengetahui komponen perencanaan usaha.

Nyatanya, resiko memang tidak dapat dihilangkan sama sekali dalam bisnis. Tetapi, pelaku usaha dapat memperkecil kemungkinan resiko yang bisa terjadi. Tidak hanya bisnis besar saja yang memerlukan rencana usaha, bisnis skala kecil juga perlu membuat perencanaan usaha yang baik.

Pengertian Perencanaan Usaha

Perencanaan usaha merupakan langkah atau tindakan yang akan dilakukan saat menjalankan suatu bisnis atau usaha. Dalam pengimplementasian langkah atau tindakan, pelaku usaha harus bisa melakukan setiap komponen dalam perencanaan usaha supaya bisnis bisa dijalankan dengan baik.

Komponen Perencanaan Usaha

Memulai suatu bisnis tidak bisa dikatakan mudah, ada banyak resiko yang bisa saja terjadi. Misalnya, produk yang kurang diterima di pasaran atau hal lainnya yang tidak bisa diprediksi sebelumnya yang membuat bisnis mengalami kerugian.

Untuk seseorang yang ingin melakukan suatu usaha maka sangat penting untuk mengetahui dan memahami mengenai komponen perencanaan usaha. Berikut beberapa komponen penting dalam perencanaan usaha yang perlu diketahui:

  1. Gambaran Usaha

Walaupun sering dirasa kurang penting, nyatanya gambaran atau deskripsi usaha merupakan komponen dalam perencanaan usaha pertama dan mempunyai peran yang penting.

Gambaran usaha ini berguna untuk menjelaskan usaha kepada pihak-pihak yang berhubungan terkait dengan usaha yang akan dilakukan. Fungsi dari gambaran usaha adalah untuk memberitahu kepada pihak-pihak tentang ide usaha yang akan dibuat.

Dengan begitu, pihak lain menjadi mengerti tentang informasi usaha yang akan dirilis. Untuk bisnis dengan skala yang lebih besar, gambaran usaha ini perlu diinformasikan kepada stakeholder.

  1. Strategi pemasaran

Setelah mengetahui gambaran usaha dan menentukannya, selanjutnya adalah menentukan strategi pemasaran atau strategi marketing yang akan dilakukan. Strategi pemasaran ini juga termasuk mempelajari kelebihan maupun kekurangan dari produk kompetitor.

Bisnis juga bisa dilihat sebagai medan perang yang membutuhkan strategi. Untuk memulai suatu bisnis, strategi marketing yang unggul dan tepat sangat diperlukan. Fungsinya adalah supaya produk atau jasa yang dihasilkan bisa diterima di pasaran.

Teknik pemasaran yang baik juga akan menguntungkan produsen karena modal bisa kembali dalam waktu yang cepat.

  1. Riset pasar

Komponen perencanaan usaha selanjutnya adalah melakukan riset pasar dari produk yang akan dibuat. Riset pasar merupakan suatu aktivitas yang dilakukan dalam mempelajari dan mengetahui target konsumen, termasuk selera konsumen.

Hal ini dilakukan supaya produk yang nanti dihasilkan bisa sesuai dan diterima oleh pasar lebih mudah. Sebuah bisnis perlu diawali dengan riset pasar.

Keberhasilan dalam memasarkan produk atau jasa diawali dengan riset pasar terlebih dahulu agar segmentasi pasar yang dituju sudah jelas. Oleh karena itu, pelaku bisnis tidak boleh melewatkan tahap riset pasar.

  1. Implementasi di proses produksi

Jika sudah membuat rancangan usaha, menentukan strategi, dan target pasar selanjutnya adalah mengimplementasikan rancangan pada kegiatan produksi. Perencanaan usaha yang dilakukan dengan matang dapat membuat produk yang dihasilkan menjadi lebih baik.

Perencanaan juga bisa tidak berguna apabila tidak diikuti dengan tindakan. Tindakan yang dimaksud adalah proses produksi sesuai dengan rencana usaha yang sudah dibuat dan ditentukan.

  1. Pemantauan produk

Kegiatan pemantauan produk dilakukan untuk mengetahui apakah produk yang dibuat bisa diterima di pasaran. Tujuannya adalah agar pelaku bisnis bisa mengetahui hal-hal yang kurang disukai oleh konsumen untuk nantinya menjadi bahan perbaikan.

Ketika peluncuran produk atau jasa, pelaku bisnis harus bisa melakukan pemantauan secara objektif. Pemantauan produk menjadi sangat penting karena akan dipakai sebagai evaluasi mengenai keberhasilan produk yang dibuat bisa diterima di pasaran.

  1. Mengoptimalkan manajemen operasional

Ketika pelaku bisnis sudah melakukan lima tahap sebelumnya, selanjutnya yaitu mengatur manajemen operasional supaya lebih optimal. Manajemen operasional dalam bisnis meliputi pengaturan peralatan proses produksi serta pemakaian bahan baku.

Manajemen operasional juga termasuk pemilihan sumber daya manusia yang kompeten dan berkualitas untuk keperluan efisiensi kegiatan produksi.

Sumber daya manusia yang kompeten dan berkualitas adalah aset yang dimiliki perusahaan dan berfungsi dalam memaksimalkan aktivitas bisnis.

  1. Perhitungan biaya

Ketika memulai usaha, biaya menjadi salah satu hal yang sangat penting. Pelaku bisnis harus bisa melakukan estimasi biaya yang diperlukan. Perhitungan biaya sangat penting supaya bisa memperhitungkan laba dan rugi yang akan dihasilkan.

Jangan sampai biaya yang diperlukan lebih besar dibandingkan hasil yang diperoleh. Perencanaan usaha yang dilakukan dengan baik bisa memperkirakan biaya yang akan dikeluarkan.

Apabila biaya terlalu besar maka diperlukan solusi lainnya supaya biaya tersebut bisa ditekan. Oleh karena itu, estimasi biaya menjadi sangat penting dalam bagian perencanaan usaha.

  1. Evaluasi bisnis

Komponen yang terakhir adalah evaluasi atau meninjau ulang keseluruhan komponen yang sudah dilakukan. Apabila berhasil maka dipastikan usaha akan memberikan keuntungan. Namun, apabila tidak berhasil berarti ada yang salah ketika menjalankan perencanaan usaha.

Berhasil atau tidaknya suatu usaha tidak bisa diketahui jika tidak dipraktekan langsung. Bisnis yang sudah berlangsung bisa ditinjau ulang dengan mudah dari segi kelebihan maupun kekurangan perencanaan usaha yang selama ini sudah dilakukan.

Fungsi Perencanaan Usaha

Banyak orang yang memulai usaha tanpa melakukan perencanaan yang matang, namun ternyata usaha tersebut mengalami kerugian. Pada akhirnya, pelaku usaha bisa lebih mudah memperoleh keuntungan bisnis yang lebih besar.

Hal ini membuat perencanaan usaha memiliki fungsi yang sangat penting dalam suatu bisnis. Berikut beberapa fungsi dari perencanaan usaha:

  • Meminimalisir resiko

Fungsi utama dari perencanaan usaha yaitu memprediksi resiko yang mungkin terjadi dan solusinya. Oleh karena itu, setiap komponen perencanaan usaha perlu dilakukan dengan baik supaya resiko yang mungkin terjadi dapat teratasi dengan baik.

Tindakan ini menjadi salah satu tindakan preventif yang bisa dilakukan. Memang tidak semua resiko bisa diprediksi, tapi tentu saja lebih baik daripada tidak membuat perencanaan usaha sama sekali.

  • Menguasai pangsa pasar

Setiap pelaku bisnis pasti ingin memperoleh keuntungan dan bisa memenangkan persaingan bisnis. Supaya bisa menguasai pangsa bisnis, pelaku usaha harus bisa melaksanakan perencanaan usaha dengan baik.

  • Menjadi pemenang persaingan bisnis

Perencanaan usaha juga dilakukan untuk memahami perilaku kompetitor. Sehingga, pelaku usaha bisa mempelajari tingkah laku kompetitor dalam melakukan kegiatan bisnisnya. Tujuannya adalah agar pelaku usaha bisa mengetahui strategi yang tepat untuk memenangkan persaingan bisnis.

  • Strategi pemasaran lebih terarah

Menjalankan masing-masing komponen dalam perencanaan usaha bisa menentukan strategi pemasaran yang tepat sasaran dan lebih terarah. Sehingga, bisnis yang dilakukan juga lebih mudah mencapai target penjualan.

  • Memperoleh keuntungan yang lebih besar

Strategi marketing yang dirancang dan dieksekusi dengan baik serta pangsa pasar yang sesuai membuat target penjualan lebih mudah untuk dicapai. Pada akhirnya, pelaku usaha bisa lebih mudah memperoleh keuntungan bisnis yang lebih besar. Hal ini akan sangat menguntungkan pelaku bisnis.

Perencanaan usaha sangat penting untuk dilakukan agar bisnis bisa bersaing dengan kompetitor. Oleh karena itu, setiap komponen perencanaan usaha harus dipikirkan dan dilakukan dengan baik supaya bisa memberikan hasil sesuai dengan harapan dan memberikan keuntungan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *