10+ Daftar Aplikasi Pembukuan Usaha Terbaik yang Patut Dicoba

10+ Daftar Aplikasi Pembukuan Usaha Terbaik yang Patut Dicoba

10+ Daftar Aplikasi Pembukuan Usaha Terbaik yang Patut Dicoba

Menjalankan sebuah usaha memang perlu perhatian khusus dan tidak semudah yang dibayangkan. Diperlukan adanya alat bantu pencatatan keuangan. Kemajuan IPTEK ini membawa dampak positif, karena sudah tersedia aplikasi pembukuan usaha. Yuk, cek rinciannya pada pembahasan di bawah ini:

Daftar Aplikasi Pembukuan Usaha Terbaik

aplikasi pembukuan usaha

Pencatatan arus keluar masuk keuangan dulunya masih menggunakan buku besar. Seiring dengan perkembangan waktu muncul beberapa aplikasi yang memudahkan para pengusaha untuk mengelola pemasukan dan pengeluaran. Berikut ini di antaranya:

1. Akuntansi UKM – Money Manager

Pertama ada aplikasi Akuntansi – Money Manager yang digunakan untuk mencatat segala kegiatan keluar masuk uang, baik untuk pribadi atau pelaku usaha. Fitur yang bisa dinikmati adalah pencatatan transaksi tanpa adanya batasan periode laporan keuangan.

Ditambah lagi bisa mengedit secara offline tanpa harus menunggu berada di tempat dengan jaringan stabil. Sistem di dalamnya juga memiliki interface yang cukup sederhana, sehingga sangat cocok digunakan untuk usaha kecil dan menengah, mahasiswa, pekerja yang ingin mengelola pengeluaran sehari-hari.

2. Quickbooks

Quickbooks pernah mendapatkan peringkat sebagai aplikasi pembukuan usaha terbaik.  Hal ini dibuktikan dengan survey pada tahun 2018, penggunanya sudah lebih dari 6,5 juta dan terus bertambah hingga saat ini.

Keunggulan yang dimiliki adalah integrasi antar fitur seperti pembukuan, accounting hingga pengiriman fee/invoice ke pelanggan. Selain itu, tampilannya yang menarik perhatian juga digemari oleh para penggunanya.

Sayangnya, tidak bisa digunakan dalam jangka panjang atau terus menerus. Pengguna perlu membayarkan sejumlah uang ke pihak developer. Tentunya hal ini tidak menjadi masalah jika fitur yang didapatkan sebanding dengan biaya yang dikeluarkan.

3. Zahir Accounting

Mungkin masih asing dengan aplikasi ini, padahal jika dilihat lebih jauh ternyata Zahir Accounting sudah ada sejak tahun 1996. Fungsinya untuk membantu para pengusaha atau pebisnis dalam melakukan pencatatan keuangan secara tepat, mudah, dan cepat.

Zahir Accounting ini sudah digunakan lebih dari 30.000 perusahaan, mulai dari skala kecil, menengah, hingga besar dengan 50.000 user atau pengguna yang tersebar di dalam dan luar negeri.

Tersedia dalam dua bahasa yaitu Inggris dan Indonesia serta memungkinkan para pengusaha agar bisa mengontrol bisnis secara realtime baik itu inventory, purchase, invoice dan sales. Bagaimana apakah tertarik dengan aplikasi ini?

4. Akuntansi Keuangan

Pemilik Android ataupun iOS bisa mendapatkan aplikasi ini secara gratis loh. Beberapa fitur yang didapatkan adalah pencatatan keuangan dalam bentuk pembukuan, menemukan jurnal, neraca, buku besar, laba rugi, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Jadi, sangat cocok bagi yang sedang menjalankan sebuah usaha. Kekurangannya aplikasi akuntansi keuangan ini kurang cocok untuk pribadi.

5. Freshbooks

Aplikasi pembukuan usaha selanjutnya yang bisa dibilang cukup senior adalah Freshbook. Hal ini dikarenakan ia sudah menemani pengusaha mulai dari tahun 2004. Tercatat penggunanya sekitar 5 juta orang. Jumlah ini terbilang cukup banyak, karena Freshbook sudah mendapatkan hati masyarakat.

Pertanyaannya apa sih kelebihan Freshbooks dibanding yang lainnya? Yaitu tersedia dalam beberapa bahasa, sehingga tidak hanya bisa digunakan di Indonesia saja tapi juga mancanegara.

Kekurangannya adalah pengguna harus membayar biaya berlangganan selama satu bulan sekali jika ingin tetap menikmati fitur yang disediakan. Free biaya hanya dalam jangka waktu tertentu saja, tidak selamanya.

6. Moota

Apabila mencari aplikasi yang digunakan untuk mengecek mutasi dan saldo rekening, maka Moota adalah pilihan yang tepat. Aplikasi ini sebagai solusi dari e-banking yang harus login terlebih dahulu untuk mengecek mutasi dana, Moota tidak perlu demikian.

Beberapa fitur yang dimiliki adalah mengecek transaksi yang dilakukan, notifikasi tanda bahwa ada uang yang masuk, melakukan eksport data, unlimited akun bank dan masih banyak lagi yang lainnya.

Selain itu, Moota juga mempunyai fitur untuk menghubungkannya dengan website. Tujuannya agar pengecekan data transaksi menjadi otomatis dan pastinya mudah bagi para pengguna. Fitur tersebut dinamakan API.

7. Teman Bisnis

Ingin membuka bisnis namun tidak memiliki pengetahuan dalam bidang Akuntansi? Tenang karena sekarang ada aplikasi Teman Bisnis yang bisa diunduh di play store. Sangat cocok bagi yang baru merintis bisnis kecil-kecilan tanpa ada ilmu pengetahuan atau dasar sebelumnya.

Aplikasi ini bisa juga dijadikan pembukuan online shop secara gratis. Cara penggunaannya pun cukup mudah karena sengaja didesain untuk pelaku industri kecil, menengah, besar dan reseller. Bagaimana apakah sampai sini bisa dipahami?

8. Wave Apps

Apabila mencari aplikasi pembukuan usaha yang terintegrasi dengan sistem cloud sehingga bisa akse melalui website, maka Wave Apps adalah pilihan yang tepat. Pengguna bisa mengunduhnya melalui play store maupun app store.

Menggunakan aplikasi Wave ini membuat proses accounting dan invoicing menjadi lebih mudah dan sederhana. Para pengguna tidak perlu khawatir jika pencatatan atas transaksi hilang karena semuanya sudah tertata rapi di Wave Apps.

Namun, kekurangannya adalah tidak ada bahasa Indonesia dalam sistem, sehingga minimal harus memiliki basic bahasa Inggris agar bisa mengoperasikannya.

9. Buku Warung

Kalau ditanya aplikasi apa yang recommended untuk melakukan pencatatan utang piutang, kelola stok barang dan pembukuan? Jawabannya adalah Buku Warung. Beberapa fitur yang disediakan semuanya gratis alias tidak berbayar.

Jadi, sangat cocok bagi para pengusaha yang sedang merangkak mulai dari bawah dan belum mempunyai anggaran khusus, untuk menggunakan tools berbayar dalam pencatatan segala transaksi yang dilakukan.

10. Kashoo

Apabila dibandingkan dengan beberapa aplikasi yang sudah dijelaskan di atas, Kashoo bisa terbilang masih cukup muda. Namun jangan salah, Kashoo sudah memiliki lebih dari 200 ribu pengguna yang aktif, baik melalui website maupun smartphone.

Apa sih yang menjadi kelebihan Kashoo sehingga diminati oleh masyarakat? Pertama cukup aktif dalam hal maintaining pengguna, dalam artian Kashoo sering melakukan kunjungan kepada penggunanya dan menyelenggarakan webinar.

Tujuannya agar memberikan informasi kepada pengguna dan memahami bagaimana cara kerja aplikasi Kashoo ini. Sekali lagi, yang bagus memang tidak semudah itu didapatkan, jadi harus membayar apabila digunakan dalam jangka waktu yang lama.

11. Paper.id

Aplikasi untuk pembukuan usaha yang terakhir dan terbaik yang bisa digunakan adalah Paper.id. Bahasa yang digunakan adalah bahasa Indonesia sehingga memudahkan pengguna dalam mengoperasikannya.

Aplikasi Paper.id ini sudah digunakan lebih dari 40 ribu pengusaha, baik skala kecil maupun menengah. Lalu fitur apa saja yang ada di dalamnya? Pengguna bisa melakukan pembukuan, mengirim invoice ke supplier atau mitra, pengaturan stok barang yang sudah terintegrasi ke invoice sehingga pekerjaan menjadi lebih efektif dan masih banyak lagi yang lainnya.

Selain itu, pelayanan yang diberikan juga sangat cepat dan responsif, jadi tidak perlu khawatir apabila terjadi masalah dalam sebuah laporan bisnis.

Sekarang apakah sudah memilih kira-kira aplikasi pembukuan usaha mana yang paling cocok untuk melakukan pencatatan setiap transaksi bisnis? Kalau ada yang lebih mudah kenapa harus yang ribet? Bukankah lebih baik jika memanfaatkan teknologi yang sudah maju ini?

Pencarian Berdasarkan Kata Kunci
berita teknologi terbaru 2021

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *